Kepolisian memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada Rabu dan Kamis dalam beberapa hari ke depan.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar, mengatakan peningkatan kendaraan terpantau secara bertahap hingga ke kawasan perbatasan Sumbar–Riau.
“Hasil pantauan kami hingga ke perbatasan Sumbar-Riau menunjukkan adanya peningkatan kendaraan pemudik secara bertahap. Kami memperkirakan puncaknya terjadi besok dan lusa,” ujar Reza saat meninjau Pos Terpadu Pelayanan Idul Fitri 1447 H di pusat Kota Payakumbuh, Selasa siang.
Ia menyebutkan, lonjakan arus mudik tersebut berkaitan dengan perkiraan waktu pelaksanaan Idul Fitri yang diprediksi jatuh pada 20 atau 21 Maret oleh sebagian masyarakat.
Lalu Lintas Masih Terkendali
Meski terjadi peningkatan jumlah kendaraan, kondisi lalu lintas di jalur lintas provinsi tersebut masih terpantau aman dan terkendali.
Dalam peninjauan tersebut, Dirlantas Polda Sumbar didampingi Kasat PJR Ditlantas Polda Sumbar AKBP Andis Anshori, Kapolres Payakumbuh AKBP Yuliarman, serta sejumlah perwira menengah lainnya.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan petugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama masa arus mudik Lebaran.
Antisipasi Kepadatan di Titik Rawan
Untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan, pihak kepolisian telah menyiagakan personel di sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) di sepanjang jalur mudik.
Menurut Reza, fokus utama pengamanan adalah mencegah terjadinya sumbatan arus lalu lintas, terutama di kawasan pasar tumpah yang aktivitasnya meningkat menjelang Lebaran.
“Penempatan personel dan pendirian pos-pos ini adalah langkah preventif untuk meminimalisir pelambatan arus. Di titik tertentu kami akan menerapkan rekayasa lalu lintas, pengalihan arus, serta pemasangan traffic cone dan water barrier jika diperlukan,” ujarnya.
Cek Kesiapan Pos Terpadu
Saat meninjau Pos Terpadu di Payakumbuh, Reza juga mengecek kesiapan fasilitas pelayanan bagi pemudik.
Ia memastikan kesiapan petugas medis, peralatan kesehatan, hingga sarana pengecekan tekanan darah bagi pemudik yang mengalami kelelahan selama perjalanan.
Reza juga mengapresiasi sinergi berbagai instansi yang terlibat dalam pelayanan arus mudik, termasuk Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan.
“Kesiapan Pos Terpadu ini sudah cukup matang. Kami ingin memastikan pemudik merasa terlayani dengan baik,” katanya.
Ia menambahkan, pihaknya juga telah menerima paparan teknis dari Kepala Pos Terpadu, Iptu JH. Sinaga, terkait fungsi dan operasional pos tersebut selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran.(*)
Editor : Hendra Efison