Dua Pemuda Terlibat Perkelahian Berdarah, Akibat Senjata Tajam Pelaku

22
Ilustrasi perkelahian menggunakan senjata tajam.(NET)

Seorang pria menjadi korban perkelahian berdarah akibat sabetan senjata tajam di kawasan Pasar Atas Bukittinggi. Sementara, pria yang disebut sebagai pelaku kini masih dalam pengejaran kepolisian.

Antara korban dan pelaku diduga terlibat perkelahian satu lawan satu dengan menggunakan senjata tajam, Selasa (2/11) dini hari. Bekas tusukan itu menyisakan jejak darah yang berserakan di lokasi kejadian.

“Kejadian sekitar pukul 03.30 WIB, saya terbangun dan melihat dua orang yang sepertinya pengamen, keduanya menggunakan pisau,” kata seorang warga, AL, 25 tahun.

Ia mengatakan, tidak mengetahui kelanjutan kejadian itu karena takut dan merasa risih dengan adanya perkelahian menggunakan senjata tajam itu.

Kejadian ini kemudian diselidiki oleh petugas Kepolisian Kota Bukittinggi dan Kodim 0304 Agam. Sementara puluhan petugas Satpol-PP Bukittinggi berpatroli di lokasi tersebut.

“Korban atas inisial DR, 28 tahun, merupakan seorang pengamen asal Palembayan, Kabupaten Agam dan beralamat di Belakang BMW 2000 Anak Air Bukittinggi,” kata Kapolsek Kota Bukittinggi, AKP Deny Akhmad Hamdani.

Ia mengatakan korban sudah dilakukan perawatan di Rumah Sakit Yarsi Bukittinggi dengan luka di bagian pergelangan tangan sebelah kiri akibat luka oleh senjata tajam.

Baca Juga:  Kakek Cabuli Anak Bawah Umur di Kamangmagek! Korban Diancam Akan Dibunuh!

Ia mengatakan kejadian berawal dari perselisihan di antara pelaku dan korban sebelumnya hingga terjadi perkelahian dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau.

“Keterangan sementara, mereka juga telah ada masalah, kemudian saling dorong mendorong dan kemudian pelaku lari menuju arah parkiran pasar atas dan dikejar oleh korban,” kata Kapolsek.

Menurutnya, saat itu korban melihat pelaku mengeluarkan sebilah pisau. Karena itu juga korban lalu mengeluarkan pisau yang telah sama-sama mereka persiapkan. Kapolsek menambahkan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam dan mencari pelaku. (ryp)