RSAM Rawat 10 Pasien Covid-19, Setelah Sempat Kosong

ilustrasi. (net)

Sempat kosong selama empat hari, ruang isolasi Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi kembali diisi pasien konfirmasi Covid-19. Bahkan, dalam rentang waktu 10 hari, rumah sakit ini sudah menerima merawat lagi 10 pasien yang terpapar virus Covid-19.

Humas RSAM, Murshalman Ch menyebut, sejak 19-22 Juli lalu pasien positif Covid-19 di RSAM sudah tidak ada lagi. Namun mulai 23 Juli-3 Agustus, sudah 10 orang yang dirawat di RSAM dengan status pasien terkonfirmasi Covid-19. “Dari 10 pasien itu, lima di antaranya ber-KTP Agam, empat orang warga luar Sumbar yang sedang berada di Bukittinggi-Agam dan satu orang warga ber-KTP Bukittinggi yang masuk sejak sabtu siang tanggal 1 Agustus lalu,” ungkap Murshalman Ch.

Namun begitu, imbuhnya, jumlah ini berpotensi bakal bertambah. Menyusul laporan ke pihaknya bahwa akan ada lagi satu pasien konfirmasi baru yang akan masuk malam harinya.

“Pasien itu merupakan seorang perempuan asal Kabupaten Agam. Jika malam ini (kemarin, red) tiba menjalani isolasi, artinya RSAM merawat pasien konfirmasi Covid-19 jadi 11 orang. Kami sedang menunggu,” beber pria yang akrab disapa Pak Cha itu.

Selain itu, para pasien yang terkonfirmasi ini, juga ada tujuh orang yang suspect atau sebelumnya dikenal dengan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di RSAM. “Dengan begitu, maka total sudah ada 18 pasien per Rabu (5/8) di RSAM,” paparnya.

Baca Juga:  Tambah 4 Ribu, Wisma Atlet semakin Sempit

Dijelaskan, sejak penularan wabah virus korona pada Maret 2020, RSAM menerima sebanyak 41 pasien positif Covid-19 dengan catatan 30 sudah sembuh dan 1 meninggal dunia. Dengan catatan akan menjadi 42 pasien andai ada tambahan pasien baru yang datang.

“Pasien isolasi Covid-19 pertama kali masuk RSAM Bukittinggi pada 17 Maret 2020. Puncaknya pernah terjadi seminggu jelang lebaran, ada 24 pasien yang masuk. Pada 19 Juli, untuk pertama kalinya ruang isolasi kosong dan sekarang diisi lagi sebanyak 10 pasien, bahkan bisa jadi 11 orang,” jelasnya.

Pak Cha berharap selama menjalani tahapan new normal, tidak ada lagi penambahan kasus positif. Karena itu, dia meminta masyarakat untuk tetap waspada jangan lengah dengan selalu menggunakan masker, sering mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak dan menjalankan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) .

“Kepada warga, kita minta tetap menjaga protokol kesehatan yang ketat. Wabah Covid-19 belum selesai, pencegahannya terus berlanjut, kita semua harus disiplin,” pintanya. (p)