Terlibat Jaringan Narkoba, Dua Pria Diringkus Polisi

13
ilustrasi. (net)

Dua pria diduga terlibat jaringan narkoba di Kota Bukittinggi diringkus polisi, Selasa (6/10). Pelaku berinisial RC, 39 dan I, 37, warga Palolok, Kelurahan Campagoipuh, Kecamatan Koto Mandiangin Selayan (MKS).

Kedua tersangka diciduk tim opsnal Satresnarkoba Polres Bukittinggi di kawasan Jalan Haji Miskin Palolok secara bergantian. Berikut dengan barang bukti berupa 10 paket narkoba jenis sabu siap edar dan satu paket kecil ganja terbungkus kertas buku.

“Jadi, dalam satu malam ini kami berhasil amankan dua pelaku penyalahgunaan narkoba. Ditangkap di rumahnya masing-masing di kawasan Palolok,” kata Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara didampingi Kasat Resnarkoba AKP Aleyxi Aubedillah.

Operasi penangkapan terhadap kedua pelaku diawali dengan tersangka RC di kediamannya. Mengantongi informasi dari masyarakat tentang RC yang memiliki narkoba, polisi mendatangi rumah pelaku pukul 00.30. Disusul penangkapan terhadap pelaku I setengah jam kemudian.

Dari tangan RC, polisi menyita satu paket sabu dan ganja didapat dari hasil penangkapan terhadap tersangka RC di rumahnya. Selain itu, turut disita satu unit handphone, satu bong, satu buah kaca pirex yang masih ada sabu sisa pakai, satu sendok sabu dan tiga buah mancis.

Baca Juga:  Ribuan Gram Narkotika Dimusnahkan

“Barang bukti satu paket sabu disembunyikan dalam kotak rokok kaleng di kamarnya. Kemudian dilanjutkan pemeriksaan pada lemari pakaian dan ditemukan lagi satu paket ganja terbungkus kertas tulis bergaris,” terangnya.

Sedangkan dari tangan pelaku I, tim opsnal menyita barang bukti berupa sembilan paket sabu siap edar yang juga ditemukan dari kamarnya. Beserta satu unit handphone hitam dan satu handphone lainnya.

Saat ini, kedua pelaku sudah diamankan di sel tahanan Mapolres Bukittinggi untuk dimintai pertanggungjawaban hukum. RC dijerat pasal 114 jo pasal 112 dan pelaku I dikenakan pasal 114 jo pasal 111 UU No 35 tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkotika. (p)