Pemko-KPU Bukittinggi Beri Akses Informasi lewat Website dan Medsos

4

Kota Bukittinggi siap menjadi ‘jam gadang’ keterbukaan informasi publik di Sumbar. Untuk itu, penguatan informasi publik setiap tahun dilakukan PPID Utama Pemko di Kota Wisata ini.

“No Limits alias total untuk keterbukaan informasi publik. Tekad kami menjadi Jam Gadang Informasi Publik di Sumatera Barat,” ujar Kadis Kominfo sekaligus PPID Utama Pemko Bukittinggi Novri di Bukittinggi Vomand Center, Kamis (8/10/2020).

Novi memaparkan itu kepada Tim Visitasi Komisi Informasi Sumbar yang datang melakukan penilaian tahap tiga badan publik menuju Anugerah Keterbukaan Informasi Publik.

Tim Visitasi KI Sumbar, Arif Yumardi dan Adirian Tuswandi bersama verifikator Kiki Saputra sebelumnya juga disambut Asisten III Pemko Bukittinggi Zet Buyung.

Novri memastikan penilaian dan anugerah adalah soal kedua bagi PPID Utama. Hadirnya KI Sumbar menjadi tantangan dan harapan dalam menyupervisi pelayanan prima pengelolaan informasi publik.

“PPID Utama dalam mengawaki keterbukaan informasi publik dibekali seabrek regulasi mulai Perwako hingga Peraturan Kadiskominfo termasuk upgrading Daftar Informasi Publik dan punya tujuh SOP pelayanan informasi publik sesuai Permendagri 17/2017,” jelas Novri di ruangan melihat Bukittinggi dari layar kaca.

Selain itu memberikan akses setiap permohonan informasi pun bisa lewat website PPID Bukittinggi bahkan untuk legal standing pemohon terconecting dengan data Disdukcapil.

“Bisa langsung jika warga ber-KTP Bukittinggi. Nagi masyarakat pemohon di luar Bukittinggi ada form manual yang harus diisi,” tambah Kabid IKP Hidayat.

Baca Juga:  Ali Mukhni: Perbaikan Hidup Para Petani-Nelayan jadi Prioritas Mualim

Sementara itu, Arif Yumardi mengapresiasi website PPID Kota Bukittinggi yang bisa memudahkan  pelayanan kepada masyarakat.

“Sangat simpel dan punya informasi yang dibutuhkan oleh publik dalam penguatan keterbukaan informasi publik,” kata Arif.

Adrian mengatakan website sebagai media tepat untuk akses informasi publik. Apalagi di saat pandemi Covid-19 sekarang.

“Masyarakat cukup buka websitenya, maka akan terpenuhi keinginan informasi publik,” kata Adrian.

PPID Utama Bukittinggi semakin menasbihkan diri sebagai Jam Gadang Keterbukaan Informasi Publik di Sumatera Barat, dengan motto “PPID Utama Informasi merupakan hak masyarakat dan kami berkewajiban memberikan pelayanan”.

Gunakan Semua Media Sosialisasi

Sementara itu, saat visitasi ke KPU Kota Bukittinggi, Tim KI Sumbar disambut Ketua KPU Bukittinggi Heldo Aura dan Komisioner Zulwida Rahmayeni dengan dua staf yang membidangi keterbukaan informasi publik.

Heldo dan Aura menegaskan soal informasi publik KPU Bukittinggi termasuk yang terdepan.

“Kita nomor dua digtal di Sumbar nomor 13 se-Indonesia mengakses informasi terkait pemilu. Bahkan untuk sosialisasi selain kuat di medsos, juga dengan poster menginfokan ke masyarakat,” ujar Heldo dan Zulwida.

KPU Bukittinggi mengatakan bahwa pola pelayanan informasi publik mengacu sepenuhnya ke Pereturam KPU RI tentang pengelolaan dan pelayanan informasi publik di KPU.

“Sangat komit dan konsisten. Tinggal menajamkan kolaborasi dan koordinasi,” ujar Arif Yumardi. (rel)