Dua Pasien Meninggal di RSAM, Tunggu Hasil Pemeriksaan Swab

Rumah Sakit Ahmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi salah satu rumah sakit rujukan dalam penanganan pasien Covid-19 di Sumbar. (Foto: ist)

Dua orang pasien yang dirawat di ruang isolasi RSUD Dr. Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi, meninggal dunia, Rabu (8/4) dan Kamis (9/4). Keduanya berasal dari Kabupaten Agam.

Statusnya masih pasien dalam pengawasan (PDP) karena hasil pemeriksaan swab hidung dan tenggorokan di Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) belum keluar.

Humas RSAM Bukittingg Mursalman Chaniago mengatakan, pasien yang meninggal pada Kamis (9/4), berasal dari Manggopoh Agam berjenis kelamin laki-laki berusia 32 tahun.

Pasien masuk pada Rabu (8/4) sekitar pukul 18.03 dan ditangani sesuai protokol Covid-19, yakni dirawat dalam ruangan isolasi. Pada Kamis (9/4) sekitar pukul 03.30, pasien meninggal. “Penanganannya dilakukan sesuai SOP Covid-19 sebagai upaya pencegahan,” katanya.

Pasien satu lagi, kata Mursalman, wanita berusia 87 tahun asal Ampekangkek Agam, masuk RSAM pada Selasa (7/4) pukul 14.29. Pasien meninggal pukul 22.30, Rabu (8/4). Penanganan pasien sama dengan penanganan pasien PDP yang juga diisolasi.

“Untuk kedua pasien yang meninggal itu sudah diambil swabnya dan dikirimkan ke Labor Fakultas Kedokteran Unand. Namun, kita masih menunggu hasil pemeriksaan swab tersebut karena harus antre dulu,” jelasnya.

Dengan meninggalnya dua pasien itu, kata Mursalman, total pasien meninggal yang mendapat penanganan sesuai protokol penanganan Covid-19 di RSAM berjumlah lima orang.(stg)