44 Personel Polres Jalani Rapid Test, Ambil Swab 6 Personel Resnarkoba

Personel Polres Bukittinggi secara bergantian menjalani rapid test di Mapolres, Sabtu (11/4). (Foto: Humas Polres)

Sebagai upaya pencegahan, para personel Polres Bukittinggi, terutama yang kontak dengan seorang tahanan diduga memaparkan virus korona (Covid-19) ke istrinya meninggal dalam kondisi hamil delapan bulan Rabu (8/4) lalu, menjalani rapid test dan uji swab.

Tes cepat dilakukan terhadap personel Opsnal dan staf serta juru periksa Sat Resnarkoba, Sat Sabhara, Sat Tahti dan serta personel yang sempat kontak dengan tahanan narkoba berinisial S itu, di halaman Mapolres Bukittinggi, Sabtu (11/4) pagi.

“Tes tersebut menindaklanjuti kondisi terkini dan memutus mata rantai Covid-19 yang menjadi kecemasan sejak beberapa hari terakhir,” kata Kapolres Bukitinggi AKBP Iman Pribadi Santoso didampingi Waka Polres Bukitinggi Kompol Sumintak, Kabag Sumda Kompol Sunarya, Paur Kes Penata Heria Utami, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi Drg. Yandra Veri.

Rapid test dilakukan petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota (DKK) Bukittinggi, sedangkan swab cairan hidung dan tenggorokan diambil di RS. Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi.

Adapun yang diperiksa oleh DKK sebanyak 44 orang yang terdiri dari personel Resnarkoba, Sat Sabhara dan Sat Tahti, sedangkan swab sebanyak 6 orang personel Opsnal Resnarkoba.

Sebanyak 28 warga yang bertetangga dengan pasien positif Covid-19 yang meninggal Rabu (8/4) lalu, juga menjalani rapid rest. Begitu pula dengan 47 orang tahanan Polres Bukittinggi yang diduga ada kontak dengan suaminya selama di tahanan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi Drg. Yandra Veri menambahkan, bahwa hasil pemeriksaan ini hasilnya akan diberitahukan pada hari Senin (13/4) nanti.(stg)