Pasien Meninggal Positif Korona, Uji Swab Pertama Suaminya Negatif

Petugas medis melakukan rapid test terhadap para tahanan Polres Bukittinggi, Sabtu (11/4). (Foto: Humas Polres)

Hasil uji swab pertama seorang tahanan Polres Bukittinggi yang sebelumnya diduga kontak langsung dengan istrinya yang positif Covid-19 dan meninggal dunia di RSUP M Djamil Padang Rabu (8/4) lalu, telah keluar.

Dari hasil uji Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Unand, terungkap bahwa swab suaminya yang ditahan di Polres Bukittinggi, negatif Covid-19. Namun, untuk memastikan kembali kondisi tahanan dalam kasus narkoba itu benar-benar negatif, uji swab kembali dilakukan untuk kedua kalinya.

“Iya betul, hasil uji swab tahanan atau suami dari almarhumah keluar tadi siang (11/4). Namun, Senin atau Selasa besok akan kembali kita ulang swab-nya,” ujar Wakil Ketua Tim Gugus Penanganan Covid-19 Bukittinggi, Ibentaro Samudera, Sabtu (11/4) malam.

Dengan negatifnya hasil Laboratorium FK-Unand tersebut, kata Ibentaro, maka pihak Gugus Penanganan Covid-19 Bukittinggi kembali menelusuri, dari mana almarhumah ibu muda yang meninggal dalam kondisi mengandung delapan bulan itu terpapar virus korona (Covid-19).

Sejauh ini, katanya, tim akan kembali bergerak mencari riwayat almarhumah hingga dapat dipastikan nantinya dari mana sebenarnya dia terpapar Covid-19.

“Itu yang tidak bisa kita berandai-andai, maka dari itu akan dilakukan penelusuran lagi,” imbuhnya.

Kapolres Bukittinggi AKBP Iman Pribadi Santoso membenarkan bahwa hasil tes swab salah seorang tahanan yang istrinya meninggal karena positif terpapar Covid-19, negatif.

“Alhamdulillah hasil lab di Unand terhadap tahanan itu negatif, hasil swab tahanan itu dari labor Unand keluar tadi siang,” kata Kapolres saat dihubungi via telepon, Sabtu (11/4).

Meski hasilnya negatif, kata AKBP Imam, akan dilakukan swab sekali lagi untuk memastikan tahanan itu benar-benar bersih dari Covid-19.

Pihaknya pun berharap hasil swab kedua juga negatif sehingga tidak ada kecemasan lagi. “Karena saat ini puluhan personel Polres Bukittinggi dan semua tahanan juga dilakukan rapid test (tes cepat) untuk memastikan kondisi mereka,” kata AKBP Imam.

Saat ini, tahanan itu diisolasi di ruang tahanan sendiri dengan pengawasan ketat.(stg)