Diduga Cabuli Murid, Oknum Guru SD Ditangkap

ilustrasi. (JawaPos.com)

Seorang oknum guru salah satu sekolah dasar di Kecamatan Kamangmagek, Kabupaten Agam berinisial Z, 59, dilaporkan oleh murid laki-lakinya yang menjadi korban perbuatan cabul pelaku.

Kasat Reskrim Polres Bukittinggi, AKP Chairul Amri Nasution mengatakan, laporan dua orang korban kejahatan oknum guru tersebut telah diterima Polres Bukittinggi dengan Nomor Polisi LP/ 29 /II/2021/SPKT Res-Bkt.

Pelaku diamankan polisi di kediamannya pada Sabtu (13/2). Dan dari hasil pemeriksaan, kejahatan oknum guru tersebut terhadap salah seorang korban telah terjadi berulang kali dari tahun 2013 sejak korban masih duduk di bangku kelas 4 SD sampai korban sekarang telah menjadi murid sekolah menengah pertama. ”Terhadap satu korban yang lainnya baru satu kali, akan tetapi hal tersebut masih terus kita dalami,” ucap AKP Chairul.

Dengan iming-iming uang jajan, oknum guru tersebut pertama kali pada tahun 2013 melakukan perbuatan kejinya di rumah dinas SDN tempat pelaku bekerja sebagai guru. ”Ada juga pelaku menghubungi korban dengan telepon, dan kemudian menjemput korban,” terangnya.

Baca Juga:  Pemkab Kekurangan Guru dan Tenaga Medis

Karena sering melihat korban di jemput pelaku, sambung Chairul, maka timbul kecurigaan saksi yang merupakan ketua pemuda di tempat korban tinggal. ”Berawal kecurigaan tersebut, saksi menanyakan kepada korban, di situlah korban mengakui bahwa dirinya telah dicabuli pelaku,” terangnya.

Terhadap perbuatan keji pelaku tersebut polisi menjerat dengan Pasal 82 ayat 1 jo 76 E UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak jo UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. ”Pelaku dikenakan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” terang Kasat Reskrim. (ryp)