1 Tersangka segera Disidang, Polres Gelar Rekonstruksi Ulang

53
Polres Bukittinggi melakukan rekonstruksi ulang pengeroyokan yang dilakukan anggota Moge.(IST

Berkas perkara BS, 16 tahun, tersangka pengeroyok anggota TNI di Bukittinggi yang masih di bawah umur dinyatakan lengkap atau P 21. Dia pun diserahkan ke Kejaksaan Negeri untuk segera disidangkan.

Itu dibenarkan Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara. Menurut dia, baru perkara tersangka bawah umur yang rampung. Sedangkan empat lainnya masih terus dituntaskan.
“Berkas dan tersangka BS sudah kami serahkan Jumat (13/11). Sedangkan 4 tersangka lain masih diperbaiki sesuai petunjuk JPU Kejari Bukittinggi,” katanya, Minggu (15/11).

Pihaknya juga akan mengebut perampungan berkas 4 tersangka penganiaya anggota TNI itu. “Kami akan segera rampungkan berkasnya. Ini bukti keseriusan kami,” katanya.
Sehari sebelum berkas dan tersangka BS diserahkan imbuhnya, pihaknya juga telah menggelar rekonstruksi penganiayaan secara bersama-sama itu. Kelima tersangka turut dihadirkan dan memperagakan masing-masing perannya dalam mengeroyok dua prajurit TNI Kodim 0304 Agam.

“Rekonstruksi dilakukan sebanyak 24 adegan. Kelima tersangka dihadirkan sementara korban diperankan oleh pameran pengganti. Namun korban turut menyaksikan termasuk Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Bukittinggi,” jelasnya.

Dijelaskan, rekontruksi dilaksanakan untuk mengetahui peran masing-masing tersangka, sehingga memberi jelas jalan cerita terjadinya tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama. Sekaligus memberikan gambaran kepada Jaksa Penuntut Umum di dalam proses sidang di pengadilan nantinya.

“Melalui kegiatan rekontruksi ini, secara tidak langsung menunjukkan keseriusan dari Polres Bukittinggi bahwa dalam proses perkaranya dilaksanakan secara baik dan benar,” tukas Kapolres.

Diketahui, dalam kasus yang menyita perhatian publik luas itu, polisi menetapkan lima tersangka dengan seorang di antaranya tersangka anak berkonflik dengan hukum. Mereka adalah BS dan kawan-kawan, dari anggota club moge HOG Siliwangi Bandung Chapter.
“Dari lima orang tersangka itu, satu di antaranya adalah anak bawah umur. Tersangka yang berkasnya sudah rampung itu akan di proses sesuai dengan sistem peradilan anak,” sebutnya.

Baca Juga:  MTQ Tingkat Kota Bukittinggi ke-40 Digelar 21 Mei, Ini Cabang Lombanya

Dalam berkas perkara tersebut, polisi menjerat 4 orang tersangka dengan pasal 170 ayat (2) ke 1e Jo 351 Jo 56 KUHP Pidana tentang penganiayaan. Sedangkan tersangka yang masih di bawah umur dijerat pasal 170 ayat (2) ke 1 e Jo 351 jo 56 KUHP Pidana jo Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Di sisi lain, Polda Sumbar juga telah mengambil alih penahanan 24 moge rombongan pengeroyok anggota TNI yang sebelumnya ditahan di Polres Bukittinggi. Kasus ini bisa saja ditangani tiga Direktorat seperti Lalu Lintas, Kriminal Umum, dan Kriminal Khusus.
“Benar, sudah kami tahan. Sampai di Polda Sumbar hari Kamis, (12/11),” kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto.

Menurutnya, pengambil alihan penahanan moge ini menyangkut beberapa indikasi pelanggaran. Seperti surat-surat atau dokumen kendaraan lainnya. Polda Sumbar hanya menangani dugaan permasalahan pada moge tersebut. Sedangkan proses hukum untuk 5 anggota moge yang telah ditetapkan sebagai tersangka tetap di Polres Bukittinggi. (p/stg)