Ambun Suri RSAM Tangani Pasien Covid-19, Perawat Harus Ditambah

33
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Dirut RSAM Bukittinggi meninjau kesiapan Ambun Suri menerima pasien Covid-19.

Usai meninjau ruang isolasi Asrama Haji, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno juga meninjau Rumah Sakit Achmad Muchtar (RSAM) Bukittinggi yang merupakan rumah sakit rujukan penanganan Covid-19, selain RS M Djamil di Padang.

Pemprov memanfaatkan Gedung Ambun Suri RSAM sebagai ruang isolasi pasien Covid-19. Kapasitas ruangan cukup besar, serta menyediakan IGD khusus untuk penanganan pasien Covid-19 kategori sedang dan berat.

Gedung Ambun Suri terdiri atas 2 lantai ruang rawat bedah, lantai 3 dan 4 untuk ruang rawat Penyakit Dalam. Tapi sekarang, ke empat lantai tersebut akan digunakan untuk melayani pasien Covid.

Tiba usai makan siang, Irwan Prayitno disambut Direktur Utama RSAM Bukittinggi dr Khairul Said. Gubernur menjelaskan, Gedung Ambun Suri bisa melayani 100 pasien Covid-19. Ia berharap semuanya sudah bisa dimanfaatkan pada minggu depan.

“Secara bertahap nantinya Gedung Ambun Suri akan menerima pasien Covid-19. Ada 100 tempat tidur yang akan dimanfaatkan. Apalagi ruang ICU sudah lengkap dan memenuhi standar dalam pelayanan Covid-19,” ungkap Irwan Prayitno.

Irwan menyebutkan, pasien Covid-19 kalau tidak ditangani segera akan berakibat fatal, bahkan bisa mengakibatkan meninggal dunia.

“Saat ini kasus Covid-19 terus melonjak sampai di atas 100 orang yang terkena Covid, bahkan ada yang sampai 500 lebih. Jadi dalam keadaan darurat pandemi Covid-19 ini, kita akan manfaatkan semua fasilitas yang ada,” ucapnya.

Baca Juga:  Ribuan Gram Narkotika Dimusnahkan

Menurut Gubernur Sumbar, kalau 10 persen saja dari yang kena positif, maka harus dirawat. Kalau 100 orang saja di Sumbar yang terkena covid, tentunya ada 10 orang di sini, maka dipastikan akan ada penambahan tempat tidur. Dan akhirnya pasien Covid-19 tidak terlayani di rumah sakit.

Nah, untuk tidak terjadi seperti itu, maka kita minta rumah sakit-rumah sakit pemerintah untuk menambah tempat tidur,” jelas Gubernur.

Sementara untuk RSAM Bukittinggi, banyak permintaan orang untuk dirawat di sini, apalagi Bukittinggi daerah strategis dari Payakumbuh, Limapuluh Kota, Agam, Padangpanjang dan Tanahdatar.

dr Khairul Said menyampaikan bahwa pihaknya sudah mempersiapkan segalanya. “Kita sudah mempersiapkan 100 tempat tidur, yang terdiri dari 25 tempat tidur setiap lantainya. Semua ini dipersiapkan untuk melayani pasien Covid-19,” ujarnya.

Ruangan perawatan dan isolasi telah disiapkan. Semua sarana dan prasarana telah dilengkapi. Namun masih terkendala dengan SDM penambahan perawat pasien Covid-19.

Alhamdulillah, Pemprov Sumbar akan memberikan pelatihan bagi perawat kita. Mudah-mudahan ini berjalan cepat dan kita siap menerima pasien Covid-19,” tuturnya. (*)