Bantuan Pangan 14 Ribu KK di Bukittinggi Capai Rp8 M

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias. (Foto-Dok.Padek)

Pemerintah Kota Bukittinggi mengklaim sudah memulai pendistribusian bantuan pangan dampak Covid-19 periode Mei 2020 ke masyarakat penerima. Melalui Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota itu, bantuan kali ini menyasar 14 ribu KK di Bukittinggi.

“Kami lewat APBD Kota telah menyiapkan bantuan bagi warga terdampak pandemi ini. Bulan Mei ini, ada 14 ribu KK yang akan dibantu. Masing-masing KK diberi Rp 600 ribu dalam bentuk pangan,” kata Ramlan Nurmatias, Senin (18/5).

Bantuan tersebut lanjutnya sudah mulai didistribusikan sejak akhir pekan lalu dan ditarget selesai pada Jumat (22/5) depan. Bantuan kali ini tidak lagi diberikan per jiwa, namun didistribusikan per KK.

Masing-masingnya dibantu pangan berupa 3 karung beras dengan total 27 kilogram per KK. Kemudian bahan pokok lainnya seperti 2 kilogram gula, 2 kilogram minyak goreng, 10 butir telur dan satu kardus mie instan dan teh celup. Total bantuannya senilai Rp 600 ribu.

Dijelaskan, bantuan pangan tersebut berasal dari akomodasi dana APBD Kota sekitar Rp 8 miliar. Menurut Ramlan, dalam kondisi saat warganya mengalami kesulitan, pemerintah mesti hadir membantu.

“Kualitas beras yang kita berikan, merupakan beras terbaik. Apa jenis beras kami makan, itu pula yang kami berikan untuk masyarakat dalam bantuan ini. Semoga bermanfaat di tengah pandemi Covid-19,” ungkap Ramlan.

Pihaknya juga mengimbau seluruh masyarakat mematuhi aturan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam upaya meredam perkembangan penularan wabah korona di Bukittinggi. Dikatakan, kepatuhan masyarakat terhadap aturan akan menentukan keberhasilan dalam mengendalikan penyebaran virus tersebut.

Dia berpesan agar masyarakat selalu waspada, menjaga diri dan keluarga dengan mengikuti protokol pencegahan penularan wabah yang dianjurkan. Menjaga jarak fisik dan menggunakan masker jika keluar rumah serta membiasakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Pemko terus mengingatkan warga untuk tetap rajin mencuci tangan, jaga jarak, jangan keluar rumah jika tidak ada keperluan mendesak. Pakai masker saat keluar rumah, jangan berkumpul-kumpul, hindari kerumunan, tetap jaga pola hidup bersih dan sehat,” imbaunya. (p)