Setelah Lima Bulan Buron, Pelaku Pecah Kaca Mobil Diciduk

30
ilustrasi pecah kaca mobil. (net)

Setelah dinyatakan sebagai buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), pelaku pecah kaca mobil kembali terciduk Satuan Reserse Kriminal Polres Bukittinggi. Pria berinisial AJW, 48 tahun, dibekuk di sebuah hotel kawasan Kampung Cina Kota Bukittinggi.

Warga Kecamatan Tilatangkamang Kabupaten Agam itu terpaksa berurusan dengan aparat berwajib setelah beraksi bersama rekannya membobol kaca mobil di Parkiran Mieso Podomoro Nagari Biaro Gadang, pada 2 September 2020 silam.

Rekan pelaku AJW, yang diketahui sebagai narapidana bertato berinisial AR, 38 tahun, terlebih dahulu telah diamankan selang beberapa hari aksi pencurian itu dilakukan. AJW sendiri dinyatakan buron dan berkali-kali berpindah tempat untuk menghindari polisi.

Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara, didampingi Kasat Reskrim Polres Bukittinggi AKP Chairul Amri Nasution, membenarkan peristiwa penangkapan tersebut. Dijelaskan AKP Chairul, penangkapan dilakukan sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : LP/185/K/IX/2020.

“Pelaku AJW berhasil diamankan kemarin (Senin, red). Pencurian tersebut dilakukan oleh dua orang, pelaku pertama sebelumnya sudah kita amankan pada 5 September 2020 dan sudah menjalani proses putusan pengadilan,” terang Chairul Amri Nasution, Selasa (19/1).

Awal kisah, pelaku dilaporkan telah mencongkel kaca mobil Honda Freed milik Maidondra yang sedang parkir di depan warung bakso di Biaro Gadang pada 2 September 2020. Korban diketahui warga Aurkuniang, Kota Bukittinggi.

Baca Juga:  Sat Reskrim Polres Bukittinggi Menangkap Tersangka Curanmor

Korban melapor ke Mapolsek Ampekangkek Canduang dengan kerugian uang tunai senilai Rp 5,6 juta. Selain uang, sejumlah barang berharga seperti satu unit handphone dan surat-surat berharga lainnya raib dibawa kabur pelaku.

Berbekal laporan korban, rekaman cctv dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Tim Opsnal Reserse Kriminal Polres Bukittinggi kemudian memburu pelaku. Termasuk dengan memanfaatkan pelacakan via aplikasi Google Maps dan nomor IMEI telepon seluler korban yang dicuri pelaku.

Setelah mengantongi identitas pelaku yang dikabarkan berjumlah dua orang, polisi berhasil menangkap AR di rumahnya. Yaitu di Nagari Kototangah Kecamatan Tilatangkamang, Kabupaten Agam.

“Pelaku (AJW) beraksi dengan seorang rekannya yang menunggu di atas sepeda motor. Pelaku memecahkan kaca mobil korban dengan busi,” ujar Chairul usai penangkapan kala itu. Kini pelaku AJW terancam menyusul rekannya itu melalui jeratan pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. (p/ryp)