Pemilih Bukittinggi Turun 81.447 Orang

94
Koordinator Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Bukittinggi, Zulwida Rahmayeni. (IST)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bukittinggi menetapkan sebanyak 77.656 Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pilkada 2020. Dari nominal tersebut, sebanyak 38.031 pemilih laki-laki dan 39.625 perempuan.

Komisioner KPU Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Zulwida Rahmayeni menyebut, dari DPT 77.656 di Bukittinggi ada penurunan dibanding Pemilu 2019 sebanyak 81.447 pemilih. Namun, penurunan ini dinilai wajar mengingat tingginya mobilisasi perpindahan warga.

”Terjadi penurunan sebanyak 3.791 pemilih untuk DPT Pilkada 2020 ketimbang Pemilu 2019. Kendati demikian, jumlah pemilih mengalami sedikit kenaikan dibanding Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang dikeluarkan KPU sebelumnya,” katanya.

Diketahui, KPU Kota Bukittinggi sebelumnya menetapkan sebanyak 77.331 DPS. Pada penetapan DPT terdapat kenaikan sebesar 325 pemilih. Sebanyak 77.656 DPT itu tersebut di tiga kelurahan. Rinciannya, 33.953 pemilih di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS), 17.618 pemilih di Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB) dan di Kecamatan Guguakpanjang terdapat 26.085 pemilih. ”Bagi masyarakat yang tidak masuk DPT masih bisa memilih lewat Daftar Pemilih Khusus (DPK) dengan membawa KTP,” terang Zulwida.

Baca Juga:  UAS Dipulangkan Singapura, Ini Reaksi Wako dan Wawako Bukittinggi

Untuk Tempat Pemungutan Suara (TPS), didirikan KPU Bukittinggi sebanyak 233 unit. Rinciannya, 100 TPS di Kecamatan MKS, 54 TPS di Kecamatan ABTB dan 79 TPS di Kecamatan Guguakpanjang. Pihaknya menargetkan tingkat partisipasi pemilih di Bukittinggi sebanyak 80 persen.

Ketua KPU Bukittinggi, Heldo Aura menambahkan, penetapan DPT sendiri dilakukan lewat rapat pleno dengan melibatkan Bawaslu, Forkopimda maupun tim pemenangan masing-masing calon peserta pilkada. Rekap DPT itu katanya, juga disempurnakan PKPU Nomor 17 Tahun 2020, terkait daftar pemilih khusus bagi tahanan.

”Sebelum penetapan DPT ini, proses penyusunan daftar pemilih telah melalui berbagai tahapan, seperti coklit oleh PPDP, penyusunan DPHP sampai dengan rekap DPS,” jelas Heldo.

Pilkada Bukittinggi diikuti oleh tiga pasangan calon. Pasangan petahana Ramlan Nurmatias-Syahrizal mendapatkan nomor urut 1, pasangan Erman Safar-Marfendi nomor urut 2 dan pasangan calon Irwandi-David Chalik nomor urut 3. (p)