Warga Puhun Pintu Kabun Tewas Tergantung

17
ilustrasi. (JawaPos.com)

Warga Kota Bukittinggi kembali dikejutkan dengan adanya kasus penemuan jasad yang tergantung dengan seutas tali. Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Puhun Pintu Kabun, Rabu (21/4) siang.

Pria berusia 53 tahun dengan inisial A, ditemukan tergantung dengan seutas tali. Korban pertama kali ditemukan istrinya berinisial S sekitar pukul 15.30. Pria malang itu tergantung di bawah jenjang depan kamar rumahnya.

”Oleh istri korban langsung dikasih kabar kepada kakak kandung korban lewat telepon. Setelah saksi kedua ini sampai di TKP, jasad korban langsung diturunkan dengan cara memotong tali gantungan tersebut dibantu oleh saksi lainnya,” ujar Kapolsek Bukittinggi, AKP Dedy Adriansyah Putra.

Saat Tim Inafis Polres Bukittinggi tiba di TKP, kata Dedy, korban sudah diturunkan oleh pihak keluarga. ”Pihak keluarga korban tidak ingin untuk dilakukan autopsi oleh pihak rumah sakit dan juga tidak akan menuntut di kemudian harinya, serta menganggap kematian korban murni gantung diri,” jelas Kapolsek.

Setelah dilakukan pemeriksaan fisik luar oleh dokter dari RSAM Bukittinggi, korban langsung diserahkan kepada pihak Keluarga untuk dimakamkan. Dua hari sebelumnya, kasus serupa juga terjadi di Kelurahan Manggis Ganting, Senin (19/4).

Baca Juga:  Dibegal OTK, Uang dan Emas Juragan Kelontong Dibawa Kabur

Korban juga diketahui pria berinisial DB, 48 tahun yang ditemukan meninggal dunia akibat tergantung dalam rumahnya. ”Korban ditemukan pada Senin sore sekitar pukul 18.30. Ketika itu korban ditemukan tergantung di pintu kamar dengan menggunakan kabel sepanjang 1 meter,” sebut Kapolsek.

Setelah dilakukan pemeriksaan, tak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Namun menurut keterangan polisi, dari handphone korban diketahui bahwa dia sempat pamit kepada istrinya.

Polisi menduga dua kasus ini memiliki latar belakang yang sama, yaitu perselisihan dalam urusan rumah tangga. Meskipun demikian, perbuatan kedua korban bukan untuk ditiru dan tidak boleh disimpulkan dengan satu sudut pandang.

Menurut para pakar psikologi kejadian bunuh diri bisa dipicu oleh beragam sebab, karenanya diperlukan konsultasi untuk mengurangi risiko gangguan mental. Jika ada yang memiliki masalah kehidupan sangat disarankan untuk mencari solusi dengan melakukan konsultasi psikolog dan menemukan teman yang bisa memberikan nasihat. (ryp)

Previous articleTelkomsel Buka Layanan TEMS, Garap Bisnis Keamanan Siber
Next articleDaging Impor Beredar, Pedagang Lokal Bertindak