Pemko Salurkan Bansos ke Warga

6
Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar.(NET)

Pemerintah Kota Bukittinggi mulai mendistribusikan bantuan sosial untuk warga yang membutuhkan dan terdampak covid-19. Bantuan tersebut, diserahkan kepada 3.240 KK di Bukittinggi, dipusatkan di setiap kelurahan, Rabu (21/4).

Secara simbolis, bantuan diserahkan langaung oleh Wali Kota kepada KPM di kelurahan Pakanlabuah, kelurahan Pakankurai dan kelurahan Simpang Tembok, Rabu (21/07). KPM yang terdata, dapat menjemput bansos itu ke kelurahan setempat.

Kepala Dinas Sosial Bukittinggi, Linda Faroza menjelaskan, bantuan sosial ini, merupakan bantuan yang berasal dari Kementerian Sosial berupa 10 kg beras bulog. Bantuan secara langsung diberikan kepada 3.240 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Bantua beras 10 kg ini, berasal dari pusat, kita berikan kepada KPM yang masuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 1.154 KK dan yang masuk dalam program Bantuan Sosial Tunai (BST) sebanyak 2.086 KK. Total yang kita serahkan bantuan untuk 3.240 KPM yang tersebar di 24 kelurahan,” jelasnya.


Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar menyampaikan, dalam masa pandemi covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), pemerintah juga memikirkan berbagai upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Salah satunya dengan pendistribusian bantuan beras dari Kemensos ini.

Baca Juga:  PPKM Level IV Diperpanjang, Bansos Mulai Disalurkan

“Alhamdulillah kita hari ini (kemarin, red) menyalurkan bantuan untuk masyarakat kota Bukittinggi yang diberikan oleh Bapak Jokowi melalui Kementerian Sosial dengan perpanjangan tangan Bulog dan pemerintah Kota Bukittinggi. Jenis bantuannya adalah beras. Ini bantuan didapati oleh seluruh kabupaten kota yang ada di Indonesia yang terkena penetapan status PPKM darurat. Alhamdulillah Bukittinggi adalah kota yang paling pertama menyalurkan bantuan di Sumatera Barat. Total 32.400 kg beras yang kita salurkan,” jelasnya.

Wako mengakui, masih ada warga yang belum mendapat bantuan ini. Untuk itu, akan diupayakan melalui APBD Bukittinggi dan juga bantuan Baznas Bukittinggi.

“Sementara menurut data dari dinas sosial kita harus menyalurkan sebesar 17.400 kg lagi. Ini akan di-back up dari dana APBD dan sisanya masyarakat yang belum dapat bantuan beras di luar DTKS, kita dibantu pihak Baznas yang akan membantu warga tergolong asnaf 8,” ujarnya. (ryp)