Tujuh Pendaki Gunung Ditemukan Selamat

17
Gerbang masuk ke lokasi pendakian Gunung Marapi. (net)

Tujuh pendaki Gunung Marapi asal Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, tersesat di Rimbo Takuruang semalaman ketika turun gunung. Mereka sempat dilaporkan hilang pada Selasa (23/6) pagi, dan berhasil ditemukan selamat selang dua jam pencairan.

“Alhamdulillah, warga kita yang hilang saat turun gunung semalam sudah ditemukan selamat. Mereka ditemukan tim gabungan pencarian dalam kondisi segar bugar dan sudah dievakuasi,” kata Camat Canduang, Fauzi.

Tujuh pendaki yang hilang tersebut, terang camat, enam rombongan Halim Cs. Mereka adalah Nuri, 18; Ridho, 19; Halim, 19; Fauzi, 19; Robi, 19 dan Yori, 20. Satu rekannya lagi anggota tambahan dari kelompok lain yang bergabung dengannya saat perjalanan turun. Namun demikian, mereka seluruhnya pemuda Nagari Bukik Batabuah.

Informasi dari Wali Nagari Bukik Batabuah, lanjutnya, kronologi hilangnya Halim Cs bermula dari mereka melakukan pendakian ke Gunung Marapi dari Pos Kotobaru, Sabtu (20/6). Saat berada di puncak pada Senin (22/6), kelompok tersebut bertemu dengan kelompok pendaki lain yang juga warga Nagari Bukik Batabuah atas nama Rahmad.

Ketika melakukan perjalanan turun, dua kelompok itu memilih jalur berbeda. Halim Cs dengan tambahan satu anggota baru memilih turun lewat jalur Badorai sedangkan kelompok Rahmad melalui jalur Kotobaru. Dilaporkan pula mereka dalam perjalanan turun tanpa perbekalan.

Senin sore sekitar pukul 15.00, Halim dan rekan-rekannya tersesat di tengah rimba. Salah seorang anggota sempat mengirimkan sinyal berupa pesan singkat kepada Zul, Kelompok Pencinta Alam (KPA) Palala Agam.

Mereka mencoba memberitahu sekaligus meminta pertolongan bahwa mereka hilang arah di Rimbo Takuruang. Tidak selang berapa lama, KPA Palala Agam kehilangan kontak. Sehingga, dilakukan penelusuran oleh KPA Palala Agam bersama keluarga dan pemuda Bukik Batabuah untuk mencoba menjemput ke lokasi yang diinformasikan terakhir kali.

Namun setelah sampai di sana tidak ditemukan jejak sama sekali. Selasa paginya sekitar pukul 10.00, Halim Cs dilaporkan hilang. Sehingga, dilakukan pencarian melibatkan tim SAR gabungan dan berhasil ditemukan sekitar pukul 11.30 siang.

Saat ini, tujuh pemuda bersama tim pencarian sudah bergerak ke bawah gunung dan langsung dibawa ke posko Nagari Bukik Batabuah sebelum akan dipulangkan ke rumahnya masing-masing. ”Mereka ditemukan di kawasan hutan Rimbo Kalam, tak jauh dari lokasi terakhir saat dilaporkan hilang. Kita temukan mereka masih kuat dan bugar. Kita juga bawakan logistik ke lokasi. Sebab, infonya mereka turun tanpa perbekalan,” tutup Fauzi. (p)