Penerapan PPKM Mikro Bakal Berakhir

15
Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) KotaBukittinggi, drVera Maya Sari.(NET)

Jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Bukittinggi mulai melandai. Penurunan angka ini diharapkan warga bisa membuat Kota Bukittinggi keluar dari penerapan PPKM Mikro yang dijadwalkan berakhir Senin ini (26/7).

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bukittinggi, dr Vera Maya Sari menjelaskan data ter-update hingga Sabtu (24/7) malam total penambahan kasus baru berjumlah 14 orang.
Rinciannya, tiga orang di kecamatan Guguakpanjang, tiga orang di kecamatan MKS, dan delapan orang di kecamatan ABTB.

Pada hari yang sama, juga tidak ada pasien yang meninggal dunia, namun tidak ada pula yang selesai isolasi maupun dinyatakan sembuh. “Angka penambahan kasus ini mulai melandai dibanding beberapa pekan lalu yang mencatatkan sampai 70 kasus per hari, 50 kasus per hari dan 40 kasus per hari,” jelas dr. Vera.

Sementara itu, Kota Bukittinggi mencatatkan total kasus dari Maret 2020 sampai Sabtu (24/7), sudah 2.964 warga setempat yang dinyatakan positif covid-19. Dari jumlah itu, mereka yang dinyatakan selesai isolasi atau sembuh sebanyak 2.350 orang dan meninggal dunia sebanyak 58 orang.

Baca Juga:  Jawa-Bali Nihil, Padang Masih Level 4

“Saat ini ada warga 26 warga Bukittinggi yang menjalani perawatan di rumah sakit, 530 warga menjalami isolasi mandiri,” tambahnya.

Ditanyakan awak media akankah Kota Bukittinggi keluar dari penerapan PPKM Mikro, dr Vera pun belum bisa memastikan hal itu.

“Kami masih menunggu keterangan resmi dari pemerintah pusat maupun Pemprov Sumbar. Mudah mudahan dari arahan pemerintah kita bisa keluar dari PPKM. Nanti kami informasikan kembali,” ujarnya. (ryp)