Bukittinggi Siap Jadi Percontohan New Normal di Sumbar

81

Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi bersiap lepas dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sejumlah kajian terkait penerapan tatanan baru atau new normal telah dipersiapkan pemko.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit di sela kunjungannya ke Balaikota Bukittinggi di Gulai Bancah, Rabu (27/5/2020).

Menurut Nasrul, usulan Pemko Bukittinggi untuk lepas dari PSBB bak gayung bersambut dengan adanya kebijakan pemerintah yang akan menurunkan tim pendisiplinan dari TNI-Polri di 4 provinsi di Indonesia, termasuk Sumatera Barat.

Pada kesempatan itu dia juga meminta Pemko Bukittinggi melengkapi sekaligus mematangkan kajian-kajian yang diperlukan sekaitan dengan penerapan new normal.

Selanjutnya Wagub Nasrul juga mengapresiasi kebijakan yang telah dijalankan Pemko Bukittinggi yang dinilai berhasil memutus rantai kasus positif melalui upaya pelacakan sebaran atau tracking kontak yang gencar dilakukan.

“Sekarang kondisi Covid-19 sudah mulai melandai di Bukittinggi, kasus-kasus baru tidak ada lagi. Jadi, sudah bisa diatasi secara penanggulangan epidemiologi,” jelasnya.

Sementara Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan banyak alasan yang mendasari Bukittinggi ingin lepas dari PSBB, di antaranya adalah persoalan ekonomi.

“Memang kehidupan masyarakat Bukittinggi hanya dua, pariwisata dan perdagangan. Jika dua sektor ini tidak jalan, mati semua,” ungkap Ramlan.

Untuk itu secara bertahap pihaknya akan berupaya memulihkan perekonomian di Kota Bukittinggi, baik dengan membuka kembali objek wisata, perhotelan, tempat ibadah dan pasar serta sekolah sesuai dengan persyaratan penerapan new normal.(rel/esg)