BPJamsostek Lindungi Joki Pacuan Kuda

11
DITANGGUNG: Kepala BPJamsostek Bukittinggi, Sunjana Achmad bersama Wako Padangpanjang, Fadly Amran menyerahkan kartu kepesertaan kepada joki pacuan kuda.(IST)

Guna menanggulangi risiko kecelakaan kerja menimpa para joki pacuan kuda, panitia penyelenggara mengikutkan seluruh joki sebagai peserta BPJamsostek. Alek nagari yang memperlombakan 12 kelas ini dihelat di Gelanggang Bancalaweh, Padangpanjang, Minggu (26/6).

Pada kesempatan itu, penyerahan kartu kepesertaan digelar secara simbolis oleh Wali Kota Padangpanjang, Fadly Amran didampingi Kepala Cabang BPJamsostek Bukittinggi, Sunjana Achmad.

“Total Joki ada 15 orang. Mereka ini kami sebut melakukan pekerjaan untuk mengembangkan bakat dan minat, di mana biasanya pekerjaan tersebut dilakukan sejak anak usia dini, maka perlu adanya perlindungan sosial terhadap yang bersangkutan,” sebut Fadly Amran.

Kepala Cabang BPJamsostek Bukittinggi, Sunjana Achmad menyebut, hal ini sebagai salah satu bentuk hadirnya Negara memberikan perlindungan terhadap anak bangsa. Sunjana menyampaikan pemberian kartu BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan amanah Undang-Undang.

“Dengan telah terdaftarnya para Joki sebagai peserta BPJamsostek, kita berharap para Joki bisa berlatih dan bertanding dengan tenang dan sungguh-sungguh, karena tentunya dengan didaftarkannya para Joki Pacu Kuda, maka risiko sosial ekonomi yang sewaktu-waktu bisa menimpa para joki kini sudah dialikhkan ke BPJamsostek sebagai Badan Plat Merah yang menyelenggarakan program jaminan sosial ketenagakerjaan. kita harapkan para joki bisa mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya tanpa ada yang mengalami cidera satupun,” jelasnya.

Baca Juga:  Penuhi Hak Anak, Wujudkan Generasi Emas

Seremonial penyerahan kartu peserta BPJamsostek itu disaksikan ribuan penonton, Pengurus Pordasi Sumbar, SKPD terkait, Orang tua joki cilik beserta para joki, dan pemilik kuda. (ryp)