Ketua Bawaslu Positif Covid-19

36
ilustrasi. (net)

Ketua Bawaslu Bukittinggi, Ruzi Haryadi diinformasikan positif terpapar Covid-19. Dirinya dinyatakan terpapar virus korona lewat diagnosa hasil swab-nya yang keluar pada Minggu (27/9). ”Hasil swab Ketua Bawaslu keluar kemarin (Minggu, 27/9, red) dan positif,” ujar Wakil Ketua Tim Gugus Penanganan Covid-19 Bukittinggi, Ibentaro Samudera, Senin (28/9).

Berdasarkan informasi yang diterimanya dari Ketua Bawaslu, lanjutnya, bersangkutan mengaku pernah kedatangan tamu dari luar daerah. Belakangan diketahui, tamu tersebut terkonfirmasi Covid-19 sepulang dari Bukittinggi.

Setelah mendapatkan keterangan positif dari sang tamu itu, Ruzi Hariadi pun memutuskan juga melakukan tes swab. Hasilnya keluar Minggu malam dengan diagnosa positif. ”Menurut informasi Ketua Bawaslu kepada saya, jika 11 hari yang lalu dia bertemu dengan tamu dari Jakarta. Dan, tamu itu menginfomasikan jika dia positif sepulang dari Bukittinggi,” terangnya.

Menerima kabar terkonfirmasinya Ruzi, pihaknya langsung bergerak melakukan tracing dan tracking riwayat kontak yang bersangkutan. Tahap awal ditemui sejumlah Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bukittinggi dilaporkan sempat kontak dengannya. ”Hari ini (kemarin, red), Forkopimda Bukittinggi akan menjalani tes swab, karena sempat kontak dengan Ketua Bawaslu,” sebut Ibentaro Samudera.

Selain Ketua Bawaslu, pihaknya juga menerima informasi adanya komisioner KPU Bukittinggi yang positif terpapar Covid-19. Hanya saja, katanya, satgas masih melakukan pengumpulan informasi terkait hal ini. ”Yang jelas jika hari ini (kemarin, red) saya dapat informasi jika Forkopimda melakukan tes swab di Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi,” tukasnya.

Informasi yang dihimpun, setidaknya delapan orang di KPU Bukittinggi terpapar Covid-19. Satu di antaranya sudah dinyatakan negatif. Secara keseluruhan, data dari tim gugus tugas penanganan Covid-19 Bukittinggi, terdapat 50 penambahan kasus warga terkonfirmasi di kota itu pada Minggu malam.

Baca Juga:  Hotel Santika Bukittinggi Resmi Dibuka

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, Vera menjelaskan, hasil lab yang telah disinkronkan dengan pusat data Covid-19 DKK Bukittinggi, ada 50 orang warga Bukittinggi yang dinyatakan positif Covid-19. Dari penambahan itu, ditotalkan sejak Maret lalu, Bukittinggi telah mencapai 399 kasus positif Covid-19.

”Dari 399 kasus di Bukittinggi, 80 di antaranya telah selesai isolasi. Masih dalam perawatan rumah sakit sebanyak 19 orang, 273 orang yang isolasi mandiri, 8 orang isolasi di Diklat Baso, 12 orang positif sembuh dengan CT-nya 38 dan 7 orang meninggal dunia,” jelasnya.

Jumlah penambahan kasus positif Covid-19 di Bukittinggi yang hasilnya keluar pada Minggu malam itu, memang cukup signifikan. Hasil lab tersebut, berasal dari sampel tes swab yang diambil tim gugus tugas Kota Bukittinggi, terhadap warga hasil tracking kasus terkonfirmasi sebelumnya, sejak beberapa hari lalu.

Di lain sisi, tambahnya, pemerintah kota terus mengimbau warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Hal itu yang menjadi satu satunya langkah yang bisa mengantispasi penyebaran Covid-19.

”Pakai masker, cuci tangan dengan sabun dan jaga jarak. Obatnya belum ada, jadi butuh kerja sama semua pihak. Kita juga imbau kepada seluruh pengurus masjid, agar tidak mengembangkan tikar shalat. Harap jamaah untuk membawa sajadah dari rumah,” jelasnya. (p)