Pabrik Pembuatan Tahu Terbakar

28
Tim damkar dibantu aparat kepolisian dibantu warga berjibaku memadamkan api yang membakar sebuah pabrik tahu di Jalan Kotodalam, Kelurahan Pulai Anak Air, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, kemarin (29/9) pagi. (IST)

Sebuah pabrik tahu di Kota Bukittinggi terbakar, Selasa (29/9) pagi. Peristiwa itu terjadi di Jalan Kotodalam, persisnya di belakang Istana Mie, Kelurahan Pulai Anak Air, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan.

Api dilaporkan mulai berkobar sekitar pukul 08.00. Akibat peristiwa itu, satu orang karyawan mengalami luka bakar di bagian tangan. Api yang diduga berasal dari ledakan mesin dompeng, turut menghanguskan satu unit genset dan sebuah sepeda motor. Selain itu, api yang cepat merambat juga melalap satu rumah kontrakan di samping pabrik.

Hal ini dibenarkan Kapolsek Kota Bukittinggi, AKP Dedy Adriansyah Putra. Menurutnya, api pertama kali diketahui oleh karyawan pabrik bernama Tyo Hervanda. Personel Polsek Bukittinggi dipimpin AKP Dedy turun ke lokasi kebakaran, dan ikut membantu memadamkan api bersama masyarakat setempat.

”Saat berada di depan pintu masuk pabrik, saksi ini mendengar suara ledakan yang diperkirakan berasal dari mesin dompeng. Api dengan cepat menjalar ke seluruh bangunan pabrik tahu,” katanya.

Bangunan pabrik tahu semi permanen dengan ukuran 20 x 20 meter itu, beratapkan seng dan berlantaikan semen. Akibat kejadian tersebut, barang-barang berharga seperti dua unit mesin dompeng, 1 unit genset dan 1 unit sepeda motor ikut terbakar.

Baca Juga:  Jaring Aspirasi Warga Bukittinggi, Audy Rela jadi Sopir Angkot

”Api juga membakar rumah kontrakan milik Alek yang berada di samping pabrik tersebut. Satu orang karyawan pabrik bernama Randi mengalami luka bakar pada bagian tangan kanan,” katanya.

Sementara itu, Komandan Regu Pemadam Kebakaran Bukittinggi, Susilo menyebutkan, sekitar pukul 08.40 api dapat dipadamkan. Dibantu warga setempat, 9 unit mobil damkar Kota Bukittinggi dan 3 unit mobil damkar Kabupaten Agam dan satu unit dari Kota Padangpanjang silih berganti ke lokasi.

”Tim damkar sempat kesulitan memadamkan api sebab jalanan menuju lokasi cukup sempit. Api cepat membesar karena 3 drum minyak turut terbakar. Ada 1 unit mobil, 1 unit sepeda motor dan 2 rumah semi permanen yang dimakan api. Estimasi kerugian sekitar Rp 332 juta. Penyebab kebakaran sedang dalam penyelidikkan kepolisian,” tuturnya. (p)