Diikuti 58.090 KK, Bupati Ajak Warga Sukseskan Pendataan Keluarga

9

Pendataan Keluarga tahun 2021 tingkat Kabupaten Dharmasraya resmi dimulai, Kamis (01/04/2021). Pendataan dimulai dari kediaman Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, kemudian berlanjut ke kediaman Wakil Bupati, DP Datuk Labuan.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Sosial P3APPKB Kabupaten Dharmasraya, Bobby Perdana Riza, Camat Pulau Punjung dan Wali Nagari Sungai Kambut, turut hadir mendampingi proses wawancara oleh kader pendataan terhadap Bupati dan Wakil Bupati yang didampingi sang istri.

Kepala Seksi KB Dinas Sosial P3APPKB, Al Jaswan, mengatakan, program pendataan keluarga oleh BKKBN ini dilaksanakan serentak se-Indonesia, mulai dari 1 April hingga 31 Mei 2021.

Untuk Kabupaten Dharmasraya sendiri, katanya, ada sebanyak 58.090 kepala keluarga (KK) yang menjadi sasaran pendataan dalam program lima tahunan ini.

“Pendataan ini melibatkan 435 kader pendata, 52 supervisor, 11 manager data, dan 11 manager pengelola, yang tersebar di 11 kecamatan se Dharmasraya,” terang Al.

Al juga mengatakan, pendataan ini memuat hal terkait data kependudukan, pembangunan keluarga, keluarga berencana serta data terkait stunting.

Baca Juga:  Masjid Agung Babussalam Santuni Ratusan Anak Yatim Piatu

“Pendataan dilakukan melalui kunjungan rumah ke rumah, namun secara online. Sehingga hasilnya langsung terhubung ke pusat. Kecuali di Kecamatan Sembilan Koto, Asam Jujuhan, Tiumang dan sebagian wilayah di Timpeh, pendataan dilakukan secara manual,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mensukseskan program pendataan keluarga dari BKKBN.

“Saya harap masyarakat ikut berperan aktif dengan memberikan informasi yang benar kepada petugas yang melakukan pendataan, agar dapat memberikan gambaran yang tepat dan menyeluruh tentang keadaan di masyarakat,” ujar bupati.

Kata bupati, pendataan ini sangat penting, sebab akan menjadi basis data bagi pemerintah untuk intervensi program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana (Bangga Kencana).

“Kepada para camat dan wali nagari juga saya minta untuk ikut berperan aktif. Kita sukseskan bersama pelaksanaan Pendataan Keluarga 2021,” tandas bupati. (rel)

Previous articlePinjaman Akseleran Tumbuh 130% di Masa Pandemi, Ivan: NPL Rendah
Next articleDimulai Hari Ini, Wako Orang Pertama Didata Petugas PK 2021