Harga Jual Anjlok, Petani Karet Dharmasraya Minta Solusi Pemerintah

34

Calon Wakil Gubernur Sumbar, Indra Catri, bersilaturahmi dengan sejumlah petani karet di Jorong Kumbang Panjang, Nagari IV Koto, Kecamatan Pulaupunjung, Kabupaten Dharmasraya, Sabtu (3/10/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Indra Catri menerima aspirasi petani tentang anjloknya harga karet di sana. Hal ini tentu berakibat terhadap pendapatan petani. Mereka berharap peran serta pemerintah dalam mengontrol harga karet dengan mengawasi praktik tengkulak.

Mereka juga membutuhkan campur tangan pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) petani. “Kok dapek harga bahan mentah karet tinggi sahinggo mampu maningkekkan ekonomi kami (Kalau bisa harga karet mentah tinggi sehingga bisa meningkatkan ekonomi kami, red),” kata seorang petani karet.

Kepala Jorong Kubang Panjang, Dedi Hartanto, mengatakan bahwa 80 persen keluarga di wilayahnya merupakan petani karet. Karena itu, roda ekonomi di wilayah tersebut bergantung pada harga getah karet.

Setelah mendengar aspirasi para petani karet, Indra Catri mengatakan bahwa betapa besarnya potensi alam Sumbar. Potensi alam itu, seperti karet, telah digarap dan mampu menggerakan ekonomi masyarakat. Ia yakin prospek pertanian di provinsi ini, yang merupakan aset luar biasa, bagus untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. (rel)