Dharmasraya Pecahkan Rekor MURI Baribu Lapek

13
Bupati Dharmasraya menerima penghargaan dari MURI. (Foto: IST)

Pencanangan Bulan Bhakti Dasawisma, Gebyar Kader PKK serta pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat, tahun 2020 tingkat Kabupaten Dharmasraya, yang digelar di Sport Centre Dharmasraya, Selasa (3/3/20), berlangsung meriah dengan pemecahan rekor MURI Baribu Lapek sebagai kuliner tradisional.

Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, sekaligus pembina TP-PKK Dharmasraya, pada kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada Yusuf Ngandri, senior Manager MURI, yang telah menyempatkan hadir ke tiga kalinya ke Dharmasaya untuk mencatat rekor baru yang dicetak oleh Kader PKK Dharmasraya.

“Berkat kerja keras Kader PKK, Posyandu, dan Dasawisma se Dharmasaya, kita kembali untuk ketiga kalinya dianugerahi Rekor MURI masakan tradisional terbanyak,” ungkap Bupati.

Dikatakan bupati, ini sudah tiga tahun berturut-turut Dharmasraya mendapatkan rekor MURI, mulai dari memasak wajik terbanyak, kemudian sajian sate ikan terbanyak, dan sekarang makanan Lapek sebagai makanan tradisional terbanyak di Indonesia bahkan dunia.

Yusuf Ngandri, Senior Manager MURI, menyatakan Dharmasraya pantas mendapatkan penghargaan tersebut sebagai motivasi bagi daerah lain untuk membuat rekor kebanggaan. “Saya juga bangga menjadi bagian dan saksi, apalagi MURI mencatat Dharmasraya adalah terbanyak yang membuat lapek sebagai makanan tradisional daerah terbanyak dengan jumlah 6.818 bungkus lapek,” jelas Yusuf.

Dikatakanya, ada lebih dari 9.400 macam makanan tradisional di Indonesia. Di Dharmasraya ia menemukan yang inovatif dan penuh inspirasi, sehingga patut dikembangkan. “Ada sajian Baribu Lapek dari 416 jenis, mulai dari berbahan baku ubi biasa, ubi jalar, ubi ungu, juga labu,” papar Senior Manager MURI tersebut, yang menurutnya ini bisa mendongkrak perekonomian warga Dharmasraya.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Dharmasraya, Dewi Sutan Riska, juga mengucapkan ribuan terima kasih atas kekompakan kader PKK, kader Posyandu, dan dasawisma yang sejak tadi subuh menyiapkan ribuan makanan tradisional Lapek. “Jerih payah ibu-ibu dibayar langsung dengan pemecahan rekor MURI,” tukas Dewi.

Kemudian dalam acara pencanangan Bulan Bhakti Dasawisma, Gebyar Kader PKK serta pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong ini juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama tentang 10 program pokok PKK.

Adapun, cukup banyak rangkaian acara yang digelar pada kesempatan itu. Diantaranya senam massal, berbagai perlombaan antar kader PKK hingga bagi-bagi doorprize. (ita)