Empat Tahun Terakhir, 25,4 Km Jalan di Asam Jujuhan Sudah Diaspal

24

Pembangunan di Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya terus menggeliat. Hal itu dibuktikan dalam empat tahun terakhir peningkatan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan terus dipacu. Setidaknya selama kepemimpinan Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan total jalan yang sudah diaspal sepanjang 25,4 kilometer dari total jalan sepanjang 96 kilometer.

Disamping itu juga dibangun satu unit jembatan rangka baja yang berlokasi di Tanjung Alam, Sei Limau. Sebelum kepemimpinan Sutan Riska panjang jalan yang sudah diaspal hanyalah sekitar delapan kilometer.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Dharmasraya, Junaidi Yunus.

Ia menyebut, total dana yang telah dialokasikan dalam empat tahun terakhir untuk pembangunan jalan dan jembatan mencapai Rp 23.577.000.000. Akibat pandemi, tahun ini anggaran sebesar Rp 5 miliar untuk pengaspalan jalan sejauh 3 kilometer belum digunakan. Pekerjaannya ditunda pada 2021.

“Untuk tahun 2021 kita kembali anggarkan dana sekitar Rp 3,5 miliar untuk pengaspalan jalan sepanjang lebih kurang dua kilometer. Sehingga total alokasi pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan untuk Kecamatan Asam Jujuhan dalam lima tahun terakhir sebesar Rp 32 miliar lebih yang berasal dari APBD dan APBN melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Dengan demikian jika pengaspalan jalan di tahun 2021 tersebut selesai dikerjakan, maka total jalan yang sudah diaspal di Kecamatan Asam Jujuhan sepanjang 30, 4 kilometer. Yang jelas secara bertahap kita akan terus pacu pembangunan di kecamatan tersebut,” papar Junaidi.

Baca Juga:  Walau Pandemi, Pariyanto Ingatkan Proyek tak Dikerjakan Asal-Asalan

Ia kemudian merinci pekerjaan yang dilakukan di Kecamatan Asam Jujuhan antara lain, peningkatan jalan Sei Limau-Sungai Talang yang merupakan perbatasan dengan Kabupaten Muaro Bungo, Jambi. Lanjutan pembangunan jembatan Tanjung Alam Sei Limau. Di samping itu ada juga pekerjaan pengerasan jalan Nagari Tanjung Alam. Dan dilanjutkan dengan peningkatan struktur jalan Tanjung Alam-Sei Limau berupa pengerasan dari pasir dan batu (sirtu) menjadi aspal. Serta lanjutan peningkatan struktur jalan sirtu ke aspal lingkar Sei Limau-Batu Kangkung berupa pengerasan dan peningkatan jalan Simpang Batu Kangkung ke Lubuk Besar. (ita)