BPBD Dharmasraya Peroleh Dana Hibah Rp 24 Miliar

7
Kepala Pelaksana BPBD Dharmasraya Eldison pantau langsung pelaksanaan pengerjaan jalan di Timpeh

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) melaksanakan berbagai pembangunan. Di antaranya pembangunan jalan dan tebing Sungai. Seluruh dana pembangunan bersumber dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) yang merupakan dana hibah sebesar Rp 24 miliar.

Hal itu diungkapkan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Eldison.”Dari Rp 24 miliar tersebut, Rp 12 miliar di antaranya di gunakan untuk pembangunan turap atau penahan tebing yang berlokasi di Sungai Batang Siat, Nagari Abai Siat, Kecamatan Koto Besar. Di samping itu juga ada pembangunan jalan di dua titik DI Kecamatan Timpeh, dengan rincian satu titik di Simpang Panyubarangan arah ke Ranah Palabi sepanjang 2,4 kilometer dan satu lagi di Pinang Makmur sepanjang 2,3 kilometer , masing-masing dengan alokasi dana Rp 6 miliar.

Menurutnya, untuk pembangunan Turap tersebut memang mengalami sedikit kendala yakni hujan, sehingga pekerjaan pembangunan tapak jadi terhambat, seharusnya bobot pekerjaan sudah sampai pada 26 persen, kini baru sekitar 18 persen. “Kendati demikian kita optimis pembangunan itu selesai tepat waktu sesuai dengan kontrak yakni bulan Oktober,” harapnya.

Begitupun dengan pembangunan tersebut juga tidak ada masalah, bahkan jalan yang berlokasi di Simpang Panyubarangan susah selesai juga sekitar 96 persen, tinggal pembangunan markas dan bahu jalan. Sedangkan untuk pbangunan jalan di Pinang Makmur baru selesai sekitar 56 persen, terkendala dengan material. Dan Agustus Insya Allah jalan tersebut juga tuntas, ucapnya. tidak

Di tanya ada rumor ketidakberesan dalam pembangunan itu di jawabnya, tidak ada masalah dalam pembangunan tersebut. Hal itu di karenakan dalam pembangunan melibatkan konsultan pengawas dan tim tekhnis langsung dari Dinas PUPR Dharmasraya serta di bantu oleh Kejaksaan Negeri Pulau Punjung. Artinya apapun perkembangan dalam pembanguan tersebut selalu di koordinasikan dengan tim tekhnis dan Kejaksaan. Dan jika kita temui kejanggalan atau pekerjaan tidak sesuai, kita akan langsung tegur kontraktor dan meminta agar melaksanakan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi pekerjaan atau sesuai dengan ketentuan yang berlaku di dallamm dokumen pengadaan, “tegasnya.

Untuk di ketahui dokumen pengadaan tersebut d buat dengan persetujuan Kepala Dinas PU Junaidi Yunus aa sudah sesuai dengan standar yang ada di PUPR…Untuk pengawasan pembangunan tersebut hampir setiap hari tiok darri konsultan dan tiim BPPD turun ke lapangan.

“Tidak ada masalah dalam pembangunan tersebut, Sebelumnya kami juga telah memberikan teguran keras kepada pihak kontraktor lantaran mengurangi volume timbunan volume. Seharusnya ketebalan volume timbunan tersebut lebih kurang 45 centimeter sebelum di aspal hotmix. Namun saat diukur kurang dari 45 centimeter, dan itu sudah dibenahani,” ucapnya.

“Kita tidak ingin pembangunan tersebut bermasalah atau ada” main” apa lagi pimpinan dalam hal. Ini Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan selalu mengingatkan agar proyek yang di laksanakan jangan sampai berurusan dengan pihak berwajib, tegasnya.

Hal senada di ungkapkan Kepala Dinas PUPR Junaidi Yunus, untuk pembangunan satu kilometer jalan aspal hotmix, berkisar Rp 3 miliar, dengan catatan pembangunan jalan itu di mulai dari awal namun jika hanya untuk keperluan rehab atau tambal sulam, maka alokasi dana sekitar Rp 2 miliar, ucapnya. (ita)