Pemkab Dharmasraya Serahkan Bantuan Alsintan

12
Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menyerahkan bantuan alat pertanian kepada petani. (Foto: IST)

Wajah semringah terpancar dari puluhan petani yang tergabung dalam kelompok tani. Pasalnya bantuan alat pertanian yang diharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Dharmasraya akhirnya datang di tempat tersebut.

Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya menyerahkan bantuan dua Unit alat pertanian conseler dan dua buah alat semprot elektrik di Blok C Sitiung dua Jorong Setia Budi Kenagarian Simalidu Kecamatan Koto Salak

Penyerahan bantuan dari Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, diwakilkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya, Darisman kepada dua kelompok tani di Kenagarian Simalidu, yakni Kelompok Tani Sukses Bersama dan Kelompok Garuda Jaya.

Menurut Kadis Pertanian, Darisman, kedatangan dirinya membawa buah tangan dari Bupati Dharmasraya kepada para petani yang ada di ranah Cati Nan Tigo. “Saya ditugaskan Bupati Dharmasraya Sutan Riska melakukan sosialisasi dan peninjauan langsung kepada para petani yang ada. Jika masih ada yang dibutuhkan akan menjadi prioritas ke depan agar para petani bisa meningkatkan ekonominya,” paparnya.

Selain itu, Darisman, juga menyampaikan tentang pengerjaan rehab irigasi pada tahun 2020 akan dilakukan diharapkan kepada petani untuk melakukan alih tanam sementara karena lahan kering contohnya menanam cabai, jagung dan lain-lain.

“Pengeringan air ini akan dilakukan selama delapan bulan. Untuk itu kami selaku Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menganjurkan kepada petani agar selama masa pengeringan harus tetap bisa beraktivitas dengan cara lain. Bisa dengan menanam tanaman muda di tempat lahan yang kering,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya telah menyediakan bibit untuk tanaman kering sebesar 3 juta per hektare, bibit sawit 30 ribu batang, bibit jagung.

Sementara itu, Kepala Jorong Setia Budi, Iswandi yang juga ketua kelompok tani mengucapkan terima kasih kepada Bupati Dharmasraya yang telah memberikan bantuan alsintan kepada petani.

“Alhamdulillah permintaan kami direspons cepat oleh Bapak Bupati. Kami akan merawat alsintan ini dengan baik dan bisa bermanfaat bagi petani yang ada di Jorong Setia Budi,” tuturnya.

Ia menyampaikan usulan tentang persawahan saluran tersier ada 4 titik butuh lenengan. Banyak lahan yang ahli fungsi dari kebun karet ke persawahan. Dan jalan produksi yang ada belum berkoral ada dua kilometer. (ita)