Sarana Pendukung Pariwisata Dilengkapi, Nagari Wisata Terima Penghargaan

12
Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan.(NET)

Sebanyak 16 nagari wisata di Kabupaten Dharmasraya binaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia menerima piagam penghargaan Anugerah Desa Wisata 2021.

Masing-masing Nagari Kotoranah, Alahan Nan Tigo, Ampalu, Gunungmedan, Tebingtinggi, Kotolaweh, Sungaidareh, Lubukkarak, Sungaiduo, Sitiung, Kotobesar, Banai, Timpeh, Siguntur, Panyubarangan, Gunungselasih.

Menurut Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku  Kerajaan dengan telah ditetapkannya nagari-nagari itu sebagai kawasan pengembangan desa wisata diharapkan dapat menjadi tonggak berikutnya dalam menggali potensi kepariwisataan yang ada di daerah itu.

Pemerintah daerah bersama pihak terkait di berbagai tingkatan terus berupaya mempersiapkan Kabupaten Dharmasraya tak hanya sekadar daerah perlintasan namun bisa berkembang menjadi daerah tujuan. Salah satunya adalah dengan mengembangkan daerah itu menjadi kawasan destinasi wisata.

“Persiapan tersebut dapat dilihat dari upaya pemerintah untuk menyambungkan jalan akses menuju pintu tol Trans Sumatera dan pembangunan Masjid Agung Dharmasraya yang juga diproyeksikan kawasannya menjadi pusat kajian Islam serta destinasi wisata religi,” jelasnya.

Selain melengkapi sarana prasarana infrastruktur pendukung, pihaknya juga akan memberdayakan seluruh dinas teknis serta menjalin kemitraan yang baik antara pemerintah, pelaku usaha kepariwisataan, perajin, pegiat serta pihak terkait lainnya.

Baca Juga:  Kapolres Dharmasraya AKBP Nurhadiansyah Sertijab Dua Kabag dan Tiga Kasat

Dirinya bangga dengan 16 nagari yang menerima piagam penghargaan anugerah desa wisata dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga melalui dinas terkait.
Hal senada di ungkapkan Kepala Bidang Pariwisatanya Dinas Budparpora Dharmasraya Benny Mandala Putra.

Dengan telah diterimanya piagam penghargaan anugerah desa wisata dari kemenparekraf, Dinas Budparpora akan terus berupaya lebih maksimal lagi untuk mewujudkan nagari ekonomi mandiri di sektor pariwisata. Beny Mandala menambahkan, tidak hanya nagari yang memiliki ikon wisata alam saja yang bisa ikut. .

Wali Nagari Banai Randi Elwarman Rajo Mudo mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat Nagari Banai yang mendukung penuh dan melestarikan objek-objek wisata yang ada di Nagari Banai dan juga kepada pihak pemerintah daerah.

“Dengan diakuinya Nagari Banai sebagai desa wisata oleh pihak Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kami pemerintah nagari sangat berharap kepada Kemenparekraf melalui Dinas Pariwisata setempat untuk terus melakukan pembinaan berkelanjutan. Sehingga tujuan dari desa wisata ini terwujud, dan juga memfasilitasi Nagari Banai berupa sarana dan prasana pendukung untuk pengembangan objek-objek wisata yang ada di Nagari Banai,” ucapnya. (ita)