Dukung SR, Adi Gunawan: Memimpin Dharmasraya Harus Paham Regulasi

Ninik mamak Sungai Dareh, Kecamatan Pulaupunjung, Kabupaten Dharmasraya menyatakan mendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan Dasril Panin Datuak Labuan (SR-Labuan) pada Pilkada 9 Desember mendatang.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan salah seorang ninik mamak kaum adat tersebut, Zulkifli Lenggang Majo, saat bertemu SR-Labuan di Rumah Gadang Suku Chaniago kawasan Nagari Sungai Dareh, Kecamatan Pulaupunjung, Minggu (8/11/2020) malam.

“Bagi kami masyarakat Sungai Dareh, Sutan Riska telah membangun Dharmasraya dengan baik pada periode pertamanya. Hal inilah yang membuat kami masyarakat Sungai Dareh mendukung penuh di Pilkada bulan Desember mendatang,” ungkap Zulkifli Lenggang Majo.

Zulkifli menjelaskan, masyarakat Sungai Dareh ingin Sutan Riska melanjutkan kembali pembangunan yang belum tuntas. Sutan Riska diharapkan dapat membawa kabupaten sejajar dengan daerah-daerah lain yang lebih dahulu berkembang.

“Semuanya tergantung dari kesadaran masyarakat suku Chaniago Sungai Dareh dalam menentukan pilihannya. Saya imbau seluruh cucu dan kemenakan dibawah naungan Rumah Gadang Suku Chaniago Nagari Sungai Dareh, agar seiya sekata memilih SR-Labuan,” ajaknya.

Sementara itu, salah seorang tim pemenangan SR-Labuan, Adi Gunawan, menegaskan Dharmasraya membutuhkan pemimpin yang memahami sistem dan regulasi di pemerintahan. Sutan Riska katanya adalah orang yang paham dengan regulasi tersebut.

Baca Juga:  Sumbang Medali MTQN, Pariyanto Apresiasi Dua Kafilah Asal Dharmasraya

“Kita harus bersama-sama menyatakan sikap kita untuk mendukung SR-Labuan. Sutan Riska pada periode pertama telah memberikan bukti kepiawaiannya dalam mebangun Dharmasraya. Untuk itu, harus dilanjutkan kembali,” ungkap Adi Gunawan.

Selain itu, Adi Gunawan mengungkapkan saat ini, situasi pandemi Covid-19 mengharuskan setiap kepala daerah mampu mengambil keputusan cepat. Itu hanya bisa dilaksanakan oleh orang yang paham sistem dan regulasi pemerintahan daerah.

“Bayangkan jika pemerintahan dipimpin oleh sosok yang tidak terlalu memahami regulasi dengan masa waktu menjabat lebih singkat. Tentu segala janji-janji yang ditebarkan selama berkampanye akan sulit diwujudkan,” tegasnya.

Menurut mantan bupati Dharmasraya ini, Ranah Cari Nan Tigo membutuhkan sosok pemimpin yang dapat membangun Dharmasraya lebih baik lagi. “Dharmasraya masih membutuhkan percepatan pembangunan yang akan menjadi dasar pengembangan kawasan Dharmasraya menjadi kawasan yang maju, sejahtera dan berbudaya,” pungkas Adi Gunawan. (ita)