Bupati Perintahkan Wali Nagari Cek Warga Pendatang

Rapat koordinasi penanganan Covid-19 dengan para camat dan wali nagari di Auditorium Kantor Bupati Dharmasraya. (Foto: ISt)

Seluruh wali nagari termasuk kepala jorong harus memberikan perhatian serius dalam langkah pencegahan Covid-19 di Kabupaten Dharmasraya.

Hal itu disampaikan bupati saat rapat koordinasi penanganan Covid-19 dengan para camat dan wali nagari di Auditorium Kantor Bupati Dharmasraya.

Hal yang ditekankan bupati kepada wali nagari untuk langkah pencegahan Covid-19 di Kabupaten Dharmasraya adalah, memastikan setiap warga mematuhi protokol pencegahan yang diinstruksikan pemerintah pusat. Seperti menerapkan pola hidup yang bersih dan sehat, rajin cuci tangan, mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang, menghindari keramaian, serta menerapkan physical distancing atau jaga jarak fisik.

“Wali nagari sebagai pemerintahan terdepan sangat diharapkan sekali perannya untuk dapat mensosialisasikan hal ini kepada masyarakat. Tidak apa-apa wali nagari agak nyinyir, agar masyarakat mengerti dan paham, bahwa ini sangat penting untuk kita lakukan demi mencegah penyebaran Covid-19 di daerah kita,” ungkap Bupati.

Tidak hanya itu, Bupati juga menegaskan kepada wali nagari untuk mengecek setiap warga yang baru datang ke nagarinya. Jika perlu, pemerintah nagari membuat aturan untuk setiap warga yang datang, dengan melibatkan babinsa, bhabinkamtibmas, juga ketua pemuda, sehingga mereka tidak leluasa keluar masuk.

“Cek orang-orang yang baru datang itu, terutama yang datang dari daerah terjangkit. Kalau dia KTP-nya Dharmasraya, suruh dia mengisolasi diri di rumah selama 14 hari, tidak boleh kemana-mana, tidak boleh berbaur dengan siapapun termasuk dengan anggota keluarganya sendiri. Sampaikan juga ke warga, agar warga juga bisa sama-sama memperhatikan. Kalau dilanggar, berikan sanksi sosial. Ini berlaku untuk siapa saja, sekalipun dia adalah keluarga pak wali sendiri,” tegas Bupati.

Dan kalau orang itu tidak KTP Dharmasraya, kata Bupati, tanyakan hendak kemana dan mau apa di Dharmasraya. “Kalau tidak ada keperluan apa-apa, suruh kembali ke daerahnya. Kita benar-benar harus memprotect daerah kita, untuk mencegah masuknya Covid-19 ini demi kebaikan bersama,” pungkas Sutan Riska. (ita).