Revitalisasi Pasar Sungai Duo Berdampak Positif terhadap Ekonomi

Masyarakat Kabupaten Dharmasraya khususnya warga Sungai Duo, Kecamatan Sitiung mengucapkan rasa syukurnya kepada Pemkab Dharmasraya dibawah pimpinan Sutan Riska Tuanku Kerajaan. Karena telah melakukan revitalisasi Pasar Koto Agung, Nagari Sungai Duo, Kecamatan Sitiung.

Salah seorang Warga Sungai Duo, Joe mengungkapkan rasa kagumnya kepada Bupati yang telah melakukan pembangunan di segala lini. “Terutama revitalisasi pasar di Nagari Sungai Duo. Ini membuktikan bahwa Bupati periode ini adalah sosok pemimpin yang peduli kepada rakyatnya,” katanya.

Revitalisasi pasar di Sungai Duo menurut Joe, membawa perubahan perekonomian masyarakat menjadi sangat maju dan berkembang pesat. Pembangunan kios-kios yang dibangun oleh Pemkab Dharmasraya sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, sejak Bupati Sutan Riska kami masyarakat Nagari Sungai Duo mengalami perkembangan ekonomi yang sangat pesat sekali. Terutama setelah dilakukannya revitalisasi pasar di nagari kami ini. Ada sekitar 20 kios yang dibangun oleh Pemkab Dharmasraya, membawa perubahan yang sangat signifikan sekali. Bahkan sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk membangun perekonomiannya menjadi lebih maju dan berkembang,” ungkap Joe bersemangat.

Sementara menurut salah seorang pedagang, Bujang, pembangunan yang dilakukan di daerahnya sangatlah membantu meningkatkan perekonomian masyarakat terutama para pedagang di Pasar Koto Agung.

“Dulu sebelum dilakukan pembangunan di pasar, pendapatan kami para pedagang sangat minim sekali. Karena masyarakat enggan ke pasar, karena pasar sangat becek. Tapi sekarang, pasar ini sudah sangat bagus dan membuat para pembeli merasa nyaman untuk melakukan transaksi jual beli,” terang Bujang.

Baca Juga:  Pemulihan Ekonomi Warga Terdampak Pandemi jadi Fokus Utama Mulyadi

Wali Nagari Sungai Duo, Ali Amran pun mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Pemkab Dharmasraya yang telah mewujudkan harapan masyarakat. “Kami sangat bersyukur sekali atas pembangunan di Pasar Koto Agung ini. Berkat perjuangan Bupati di pusat, pasar ini mendapatkan pembangunan yang layak. Hal ini sangat membantu perkembangan perekonomian masyarakat Sungai Duo,” ulasnya.

Bupati mengatakan, sejak tahun 2016 hingga 2020 Pemkab Dharmasraya sudah melakukan revitalisasi 19 pasar rakyat. Hal ini menunjang perekonomian masyarakat menjadi lebih baik lagi. “Revitalisasi yang telah Pemkab lakukan sejak 2016 sudah 19 pasar rakyat, dari 37 pasar yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Dharmasraya,” jelas Bupati.

Revitalisasi pasar yang dilakukan oleh Pemkab Dharmasraya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), dan tugas pembantuan Kementerian Perdagangan sebesar Rp 17,5 miliar dan APBD Dharmasraya sebesar Rp 21 miliar. Sedangkan untuk pembangunan 20 kios di Pasar Koto Agung menelan anggaran Rp 12 miliar yang bersumber dari DAK. “Saya berharap masyarakat khususnya para pedagang di Pasar Koto Agung ini dapat memelihara dan menjaga pasar dengan baik. Jangan sampai pasar ini mengalami kerusakan oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab,” ingat Bupati. (ita)