Ekspedisi Sungai Batanghari Dimulai, Sutan Riska Lepas Peserta

4

Direktorat Jenderal (Ditjen) Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyelenggarakan kegiatan Ekspedisi Sungai Batanghari mulai Selasa (12/7) hingga Jumat (22/7)). Titik awal ekspedisi di Sungai Batanghari tepatnya di Jembatan Sei Dareh Kecamatan Pulau Punjung.

Peserta ekspedisi di lepas langsung  Direktur Perfilman Musik dan Media, Ditjen Kebudayaan, Ahmad Mahendra, sementara pembukaan ekspedisi langsung Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan. Juga tampak  Direktur Pelindungan Kebudayaan, Ditjen Kebudayaan, Kemendikbudristek, Irini Dewi Wanti,  Ketua DPRD Dharmasraya Pariyanto dan lainnya.

Menurut Direktur Pelindungan Kebudayaan, Ditjen Kebudayaan, Kemendikbudristek, Irini Dewi Wanti, Ekspedisi Sungai Batanghari merupakan salah satu upaya pelibatan dan transfer pengetahuan kepada generasi muda. untuk melihat lebih jauh potensi berbagai tinggalan objek yang diduga cagar budaya dengan melakukan pendataan, inventarisasi, pemetaan ekosistem, serta pemantauan dan evaluasi pelindungan cagar budaya sebagai objek pemajuan kebudayaan

Hal senada diungkapkan Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan berharap peserta dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan baik, serta bisa melakukan langsung proses ekskavasi (penggalian yang dilakukan di tempat yang mengandung benda purbakala-red) dan menyaksikan penampilan ekspresi budaya oleh masyarakat. Serta berdiskusi langsung dengan komunitas dan masyarakat nagari atau desa di masing-masing daearah yang disinggahi.

“Beberapa peninggalan masa lalu yang berada di sehiliran Sungai Batanghari sudah saya tetapkan sebagai cagar budaya, dan mohon kiranya Ibu Direktur Pelindungan Kebudayaan berkenan untuk memproses dan mempertimbangkan cagar budaya tersebut untuk dijadikan Cagar Budaya Nasional. Dan saya berharap dengan adanya kegiatan Ekspedisi Sungai Batanghari ini memberikan kontribusi yang positif terhadap pelestarian warisan kebudayaan di Kabupaten Dharmasraya. Dan daerah sepanjang aliran Sungai Batanghari,”ucapnya. (ita)