Pilkada Dharmasraya, Sutan Riska-Dasril Panin Resmi Diusung PDIP

780
Calon Bupati dan Wakil Bupati Dharmasraya, Sutan Riska-Dasril Panin resmi diusung PDIP. (IST)

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi mengusung Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan berpasangan dengan Dasril Panin Dt Labuan sebagai calon bupati dan wakil bupati Dharmasraya pada Pilkada Dharmasraya tahun ini.

Penegaskan itu disampaikan Sutan Riska Tuanku Kerajaan usai mendengarkan pengumuman DPP PDIP secara virtual, Rabu (12/08/2020).

Pengumuman hasil tersebut bersamaan dengan pengumuman 75 pasangan calon kepala daerah yang diusung partai berlambang kepala banteng itu di Pilkada Serentak 9 Desember nanti.

Adapun, pengumuman itu langsung disaksikan oleh Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri bersama Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto.

Nama-nama calon kepala daerah dibacakan oleh Ketua DPP PDIP bidang politik Puan Maharani, yang hadir secara virtual bersama Megawati dari kediaman Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat.

“Sebanyak 75 calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah Pilkada Serentak tahun 2020 yang diumumkan pada tahap ketiga di DPP PDI Perjuangan. Semoga calon-calon ini bisa segera berjuang mulai dari sekarang,” kata Puan usai membacakan keseluruhan daftar calon.

Untuk Sumatera Barat, dari 13 kabupaten/kota ditambah pemilihan gubernur, baru Kabupaten Dharmasraya yang diumumkan.

“Dengan sudah adanya pengumuman tersebut, saya dan DP (Dasril Panin) Labuan tentu saja akan mengemban amanat partai tersebut dengan baik dan benar. Mudah-mudahan kami bisa kembali memimpin Dharmasraya untuk lima tahun ke depan,” papar Riska.

Sekadar diketahui, Sutan Riska merupakan calon petahana yang saat ini menjabat bupati Dharmasraya. Ia merupakan bupati termuda yang dilantik saat berusia 26 tahun. Sementara, DP Labuan merupakan salah satu tokoh pemekaran Kabupaten Dharmasraya, sekaligus tokoh politik senior di daerah yang berbatasan dengan Provinsi Jambi tersebut.

Sutan Riska dan DP Labuan akan berupaya memutus sebuah mitos, bahwa para petahana selalu tumbang. Pilkada perdana pada 2005 yang dimenangkan Marlon Martua dan Tugimin, harus mengalah di Pilkada 2010 yang dimenangkan Adi Gunawan dan Syafruddin R. Pada Pilkada 2015 lalu, Adi Gunawan kalah oleh Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan Amrizal Dt Rajo Medan. (*/bis)