Bupati Ajak Para Guru Bergerak Lakukan Perubahan

12
Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan melakukan temu ramah dengan para guru TK/PAUD dan SD se Kecamatan Kotobaru dan Kecamatan Tiumang. (Foto: IST)

Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan melakukan temu ramah dengan para guru TK/PAUD dan SD se Kecamatan Kotobaru dan Kecamatan Tiumang. Temu ramah tersebut digelar di Gedung UDKP Kotobaru, Rabu (12/2/20).

Selain untuk bersilaturahmi dengan para guru, temu ramah ini dilakukan bupati guna menyampaikan sejumlah arahan dan kebijakan di bidang pendidikan untuk kemudian ditindaklanjuti oleh para guru, demi kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Dharmasraya.

Saat ini, sebut Bupati, Kabupaten Dharmasraya baru saja mulai menerapkan pelaksanaan lima hari sekolah sebagai bentuk langkah menyikapi Perpres Nomor 87 tentang Penguatan Pendidikan Karakter. Menurutnya, penerapan lima hari sekolah ini dapat memberikan nilai positif, baik bagi guru ataupun bagi siswa.

Diantaranya, dengan lima hari sekolah (Senin-Jumat), guru dan murid bisa memiliki waktu lebih banyak untuk bisa berkumpul dengan keluarga di hari Sabtu dan Ahad. Selain itu, anak didik juga akan lebih banyak mendapatkan pembinaan pendidikan karakter dalam program ekstrakurikuler wajib dan pilihan.

Tidak itu saja, imbuh Bupati, sekolah lima hari full day, juga akan mendorong peningkatan imtaq karena ada pembiasaan sholat berjama’ah di sekolah. Dan dengan penerapan lima hari sekolah ini, tukuk Bupati lagi, guru dan siswa tidak lagi membawa beban kerja ke rumah, karena semua sudah dituntaskan di sekolah.

“Saya harap, penerapan lima hari sekolah disambut secara baik oleh setiap sekolah yang ada di Dharmasraya. Karena ini adalah salah satu langkah perubahan yang kita lakukan untuk pendidikan Dharmasraya yang lebih baik lagi ke depannya,” ujar Bupati.

Menurutnya, mewujudkan pendidikan yang lebih baik, tentu akan membutuhkan perjuangan, dan itu tidak mudah. “Tetapi jika kita semua bergerak dan mempunyai semangat yang sama, saya yakin kita dapat mewujudkan itu. Mari, kita tinggalkan cara-cara lama, rubah pola pikir, lakukan gebrakan. Insha Allah, kita bisa,” harap Sutan Riska. (ita)