Kuasa Hukum SR-Labuan Dorong Pilkada Demokratis dan Berintegritas

68

Tim kuasa hukum calon bupati dan wakil bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan Dasril Panin Dt Labuan (SR-Labuan) meminta KPU Dharmasraya bersikap netral dan profesional dalam melaksanakan Pilkada 9 Desember mendatang.

Selain itu tim kuasa hukum yang terdiri dari Febri Diansyah dan Donal Fariz ini juga meminta agar Bawaslu Dharmasraya dapat memaksimalkan kewenangan dan pengawasannya selama proses penyelenggaran Pilkada di Ranah Cati Nan Tigo.

Penegasan ini disampaikan melalui surat yang dikirimkan kepada KPU dan Bawaslu Dharmasraya bernomor 02/S-kel/visi-integritas/X/2020 dan surat bernomor 03/S-Kel/Visi-integritas/X/2020.

Dalam surat tersebut tim kuasa hukum berharap agar terpilih pemimpin Dharmasraya yang benar-benar dirasakan kerja-nyata dan manfaatnya oleh masyarakat.

Untuk itu kata Febri Diansyah, dibutuhkan komitmen untuk menjaga Pilkada 2020 di Dharmasraya agar dijalankan dengan prinsip demokratis dan berintegritas dalam bentuk tidak melakukan kampanye negatif dengan menebar hoaks dan isu SARA, serta tidak melakukan praktik politik uang. D

“Di samping itu juga di harapkan kepada semua pihak memiliki komitmen yang sama agar proses Pilkada ini menjadi proses demokrasi yang berkualitas di Dharmasraya. Agar tujuan utama terpilihnya pemimpin Dharmasraya yang bersih, berintegritas dan bekerja secara nyata dapat tercapai,” tegas Febri.

Baca Juga:  Sidak Pabrik Sawit, Sutan Riska: Prioritaskan TBS Masyarakat Dharmasraya

Menanggapi hal tersebut, Ketua KPU Dharmasraya, Maradis menyampaikaan ucapan terima kasih kepada tim kuasa hukum paslon bupati dan wakil bupati yang mendukung penyelenggaraan Pilkada yang demokratis dan berintegritas. “Ada kuasa hukum yang mendukung gerakan tersebut, adalah hal yang patut diapresiasi, karena memang menyelenggarakan Pilkada yang demokratis dan berintegritas tersebut sudah merupakan komitmen kita selaku penyelenggara Pemilu, sesuai dengan amanah UU,” tegas Maradis.(ita)