Dipicu Kompor Gas, Ponpes Ludes Terbakar

11
LUDES TERBAKAR: Kobaran api membakar beberapa ruangan yang ada di Ponpes Nurul Iman. (atas) personel kepolisian, damkar dan masyarakat bahu membahu memadamkan api.(IST)

Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Iman yang terletak di Jorong Pisang Berebus, Nagari Sitiung Kecamatan Sitiung terbakar, Rabu (15/9) sekitar pukul 00.45 dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Kerugiaan ditaksir sekitar Rp 550 juta.

Api pertama kali diduga berasal dari kompor gas yang digunakan untuk memasak.
Pemilik Yayasan, diketahui bernama Muhammad Sukri, 47, warga Jorong Batang Tabek Nagari Tebing Tinggi, Kecamatan Sitiung.

“Dalam musibah tersebut sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan. Mereka masing-masing Rismawati, 30, Sulasih, 48,Sodikin,48, dan Satria Effendi, 44. Semuanya merupakan warga Jorong Pisang Berebus Nagari Sitiung Kecamatan Sitiung,” sebut Kapolres Dharmasraya AKBP Anggun Cahyono.

Ia menyebut, musibah tersebut berawal saat saksi Rismawati mendengar suara gemuruh yang berasal dari kantin Ponpes Nurul Iman. Mendengar suara tersebut saksi Rismawati keluar rumah dan melihat ada titik api di bagian dapur kantin ponpes.

Kemudian saksi membangunkan orangtuanya Sulasih untuk memberitahukan kepada ketua yayasan, mendengar teriakan orang mintak tolong Sodikin keluar rumah. Begitu melihat api langsung menghubungi Petugas Damkar Blok B Sitiung I Koto Agung.

Tidak lama kemudian petugas damkar dan personel Polsek Sitiung I Koto Agung yang dipimpin langsung Kapolsek Sitiung I Koto Agung Iptu Haryoto, Kanitreskrim Ipda Afandi Amora dan Personel Polsek Sitiung I Koto Agung lainya sebanyak empat orang personel, langsung ke TKP.

Selanjutnya petugas damkar bersama personel polsek dibantu warga memadamkan api sekitar pukul 02.30. “Api berhasil dipadamkan, namun sebanyak enam ruangan sudah dalam kondisi terbakar, masing-masing satu ruangan kantin putra, satu ruangan kantin putri, satu ruangan lainnya dan ruangan lokal,” tutur kapolres.

Baca Juga:  Kapolres Dharmasraya AKBP Nurhadiansyah Sertijab Dua Kabag dan Tiga Kasat

Bupati Langsung ke TKP

Mendapati kabar terjadinya kebakaran, Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan rombongan, Rabu pagi langsung turun menyambagi lokasi kejadian.Tampak hadir Sekkab Adlisman, Kepala Dinas Sosial P3APPKB, Bobby Perdana Riza, dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah, pada kesempatan itu selain menyerahkan bantuan tanggap bencana berupa logistic, Sutan Riska juga menginstruksikan dinas terkait untuk mengupayakan bantuan lainnya untuk Ponpes Nurul Iman. Diantaranya bantuan hibah senilai Rp 20 juta dan juga bantuan fisik bangunan.

Menurut Kabid Anggaran BKD Dharmasraya, Rasymi Nofriadi, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dapat memberikan bantuan senilai Rp 20 juta untuk kerugian diatas Rp 300 juta.

“Dilihat tadi memang kerugiannya diperkirakan diatas Rp 300 juta. Untuk itu pemerintah daerah bisa memberikan bantuan Rp 20 juta, yang dibebankan melalui belanja tak terduga. Tentunya dengan kelengkapan administrasi seperti pengajuan permohonan, kemudian diverifikasi oleh Dinas Sosial dan dibuatkan SK Bupatinya,” ujar Nofriadi.

Selain itu, untuk bantuan fisik bangunan, sebut Nofriadi, akan diarahkan melalui belanja program kegiatan OPD yakni Dinas PUPR.

“Mungkin berkisar Rp 200 juta, yang akan dianggarkan pada APBD di awal tahun 2022. Tapi walau demikian, nanti dilihat dulu hasil survey Dinas PU. Apa-apa yang akan dibangun, apa-apa yang perlu diganti, berapa nilai riilnya nanti berdasarkan hasil survey itu,” terangnya.

Di samping itu, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui Dinas Sosial P3APPKB juga akan mengupayakan bantuan dari Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat. (ita)