Sutan Riska Tepati Janji Politik Lepaskan IX Koto dari Ketertinggalan

51
Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan saat silaturahmi dengan masyarakat di Kecamatan IX Koto. (IST)

Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan bertemu dengan masyarakat di Kecamatan Sembilan Koto tepatnya di Rumah Gadang Suku Melayu Datuk Sari Batuah yang terletak di Nagari Banai Jorong Banai.

Menurut Ninik Mamak Nagari Banai A Gani Rangkayo Mulie, tidak bisa dipungkiri jika pembangunan sejak kepemimpinan Sutan Riska Tuanku Kerajaan berkembang dengan pesat. Di bidang pendidikan seluruh sekolah sudah diganti atap dengan yang baru, begitupun dengan bidang kesehatan dan jalan serta lain sebagainya.

“Berdasarkan kesepakatan bersama ninik mamak di Kecamatan IX Koto, telah disepakati dan telah disatukan tekad akan memilih SR-Labuan (Sutan Riska-Dasril Panin) pada Pilkada mendatang,” ungkap A. Gani Dt Rangkayo Mulie.

Selain pembangunan infrastuktur, ia juga mengapresiasi perhatian Sutan Riska kepada panghulu, ninik mamak dan garim masjid dengan menyalurkan bantuan dana insentif tiap bulannya serta program revitalisasi rumah gadang yang ada di Dharmasraya.

“Selama ini, kami tidak pernah mendapatkan perhatian seperti ini dari pemerintah, selama kepemimpinan Sutan Riska lah kita mendapatkan perhatian,” ungkapnya.

Baca Juga:  Solusi Masalah Kamtibmas, Polres Dharmasraya Punya Palanta Mediasi

Sementara itu, ninik mamak Nagari Lubuk Karak Edityawarman Dt Rajo Indo mengatakan penyatuan tekad ninik mamak di Kecamatan IX Koto ini berdasarkan telah terbuktinya visi dan misi Sutan Riska selama memimpin Dharmasraya.

“Janji politik beliau saat kampanye dulu yakni pemerataan pembangunan, dan itu juga terbukti dengan terlepasnya Kecamatan IX Koto dari ketertinggalan serta banyaknya pembangunan di Kecamatan IX Koto,” paparnya.

Sutan Riska mengatakan apa yang telah ia lakukan merupakan suatu keharusan sebagai kepala daerah, sebab keinginannya menjadi Bupati Dharmasraya dengan tujuan membangun Dharmasraya.

“Kita membangun Dharmasraya tidak bisa dengan dana daerah sendiri, tidak bisa dengan mengandalkan kepintaran sendiri saja. Melainkan peranan dari kita untuk mendekatkan diri ke pemerintah pusat. Sehingga dengan niat yang baik dan tulus maka apa yang akan kita lakukan akan berjalan baik,” paparnya. (ita)