Ninik Mamak: Sutan Riska tak Tebar Janji, tapi Berbuat Nyata

19

Salah seorang ninik mamak di Jorong Lambau dan Jorong Sei Kambut Atas, Nagari Sei Kambut, Kecamatan Pulaupunjung, Kabupaten Dharmasraya, Apriko Dt Rangkayo Baso menilai bahwa calon bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan sudah berbuat nyata selama menjadi bupati.

Karena kinerjanya itu menurut Apriko, Sutan Riska layak memimpin kembali Ranah Cati Nan Tigo di periode ke duanya. Pasalnya banyak capaian yang berhasil diraih Sutan Riska terutama pembangunan infrastruktur.

“Alhamdulillah, apa yang sudah dilakukan Sutan Riska membuat kami merasa sangat puas. Banyak pembangunan yang sudah direalisasikan Sutan Riska selama memimpin Dharmasraya. Antara lain menyelesaikan lanjutan pembangunan RSUD Sei Dareh, pembangunan kampus bekerjasama dengan Unand, pembangunan Rusunawa, dan pembangunan kantor OPD. Artinya banyak pembangunan yang besar-besar sudah dilakukan di Nagari Sei Kambut khususnya, belum lagi pembangunan di kecamatan-kecamatan lain,” jelas Apriko.

Ia menegaskan, apa yang sudah dilakukan Sutan Riska kurun waktu 2015 sampai 2019 sungguh sangat luar biasa. Di Kecamatan Pulaupunjung misalnya, pembangunan menggeliat sehingga terasa nuansa perkotaan di daerah tersebut. Kemudian ada lagi pembangunan jalan dua jalur. “Artinya Sutan tidak Riska tidak sekadar menebar janji, tapi membuktikan dengan karya nyata. Dan hal itu bisa disaksikan sendiri, bukti nyata pembangunan Sutan Riska dan itu fakta,” tandas Apriko.

Baca Juga:  Puji Kebersihan Jorong Sungai Langkok, Pariyanto Beri Penghargaan

Sementara itu Sutan Riska, mengatakan, selama ini perhatian Pemkab Dharmasraya terhadap pembangunan di Nagari Sei Kambut cukup besar begitupun dengan nagari-nagari lainnya.

Seperti contoh pembangunan kampus Unand. Saat ini kata Sutan Riska sudah ada perjanjian dengan rektor Unand untuk menambah tiga fakultas lagi yakni Fakultas Ekonomi, Hukum dan Teknologi Informasi.

Menurut Sutan Riska, perjanjian dengan pihak Unand, akan memperioritaskan sebanyak 29 persen mahasiswa yang berasal dari Dharmasraya melalui jalur mandiri. “Artinya dari sisi infrastruktur diperkuat dan dari sisi SDM juga makin diperkuat lagi dengan sekolah-sekolah. Ke depan kita juga ingin bersama-sama dengan ninik mamak, memikirkan program jangka panjang lagi adalah program jangka panjang, bagaimana ibukota kabupaten menjadi tempat tumpuan bagi seluruh kecamatan di Dharmasraya,” paparnya.

Sutan Riska menambahkan, untuk program sekolah gratis dari TK, SD dan SMP tetap dilanjutkan.

“Setelah tamat SMP atau SMA akan ada beasiswa tahfiz quran termasuk beasiswa untuk siswa tidak mampu. Khusus beasiswa tahfiz quran, bisa masuk Unand tanpa tes atau Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lainnya,” ulasnya. (ita)