Dikeluhkan  Warga, Jembatan Kayu Sembilan Koto Langsung Diperbaiki 

Gerak cepat aspirasi masyarakat Kecamatan Sembilan Koto terhadap  satu unit jembatan kayu yang kondisinya sudah tidak representatif lagi untuk dilewati, langsung di tanggapi DPRD dan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.

Buktinya hanya dalam tempo beberapa hari jembatan kayu tersebut sudah diperbaiki sehingga membuat nyaman warga yang melintasi jembatan tersebut. Kayu-kayu jembatan yang sudah bolong dan sudah tidak layak pakai diganti dengan kayu baru.

Menurut Ketua DPRD Dharmasraya, Pariyanto, hal tersebut berawal dari aspirasi masyarakat yang mengeluhkan kondisi jembatan tersebut.

“Naaah! Kebetulan di Kecamatan Sembilan Koto tersebut yang merupakan daerah Pemilihan (Dapil) I, ada anggota kita yang bernama Ardison dan duduk di Komisi I. Selanjutnya Bapak Ardison menyampaikan pada saya tentang aspirasi masyarakat terkait kondisi jembatan itu. Mengingat jembatan adalah urat nadi perekonomian terutama bagi sadara-saudara kita yang tinggal di Kecamatan Sembilan Koto, saya langsung koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang  (PUPR) agar jembatan tersebut segera diperbaiki, sehingga nyaman untuk dilewati warga,” cerita Pariyanto.

Baca Juga:  Pembangunan Dharmasraya Menggeliat, Marlon: SR Harus Dua Periode

Dan tidak lama kemudian, kata Pariyanto, Dinas PUPR Kabupaten Dharmasraya segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan sekaligus memperbaiki jembatan tersebut. Kayu-kayu yang sudah tidak layak pakai diganti dengan yang baru. Sehingga jembatan itu kini aman dan nyaman dilewati.

“Antara DPRD dan Pemkab Dharmasraya selalu sinkron dalam melahirkan setiap kebijakan terutama hal-hal yang menyangkut hajat hidup orang banyak,” tutur kader PDIP tersebut.

Sementara itu, Anggota DPRD Dharmasraya, Ardison, mengatakan sebagai perpanjangan tangan masyarakat Kecamatan Sembilan Koto, aspirasi warga adalah hal yang utama untuk ditindaklanjuti dan direalisasikan, sehingga masyarakat betul-betul merasa terwakili.

“Kita akan selalu jadi perpanjangan tangan masyarakat, dalam menyerap aspirasi dan keinginan warga dan kalau dalam rentang waktu secepatnya kita realisasikan, maka hal itu akan segera kita lakukan,” tegas Ardison. (*/bis)