Polsek Pulaupunjung Sosialisasikan Prokes di Pasar

23

Dalam rangka mensosialisasikan protokol kesehatan (prokes) jajaran Polsek Pulaupunjung yang dipimpin Kapolsek Iptu Syafrinaldi mengunjungi Pasar Sikabau, Pulaupunjung.

Di pasar yang cukup ramai dikunjungi warga tersebut, Syafrinaldi tak henti-hentinya menghimbau warga agar memakai masker dan tidak abai dengan prokes.

“Kondisi hari ini, sebagian warga masih saja tidak peduli dengan protokol kesehatan dan menganggap jika virus Covid-19 sudah tidak ada lagi. Sampai hari ini, memang kita masih sebatas memberikan imbauan. Namun jika warga masih juga abai, bukan tidak mungkin kita bersama pihak lainnya seperti TNI akan memberikan sanksi kepada masyarakat yang masih melanggar,” tegas kapolsek.

Dari pantauan di lapangan, sebagian pengunjung pasar tampak tak memakai masker. Melihat ada petugas polisi, mereka buru-buru membeli masker.

Plt Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya, Yosta Defina, menegaskan, angka atau kasus warga yang terpapar Covid-19 terus bertambah. Sampai dengan Senin (26/04/2021) jumlah warga yang terpapar Covid-19 sebanyak 728 orang, meninggal dunia sebanyak 11 orang dan dinyatakan sembuh 631 orang.

Baca Juga:  Kejari Dharmasraya Bagikan Sembako untuk Pegawai

“Sekali lagi kami berharap agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Proses Belajar Mengajar

Sementara itu di bagian lain, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya, Marius mengatakan, proses belajar mengajar (PBM) saat ini masih berlangsung secara tatap muka.

 

Kendati demikian, tidak tertutup kemungkinan jika laju penambahan Covid-19 tidak dapat dikendalikan maka PBM pun akan dilakukan secara daring.

“Jika ada kecamatan yang warganya terpapar Covid-19, kita akan koordinasi dengan camat tentang situasi dan kondisi yang ada. Jika camat memberi saran tidak ada masalah dengan PBM tatap muka, kita akan lakukan. Namun jika akan bermasalah, maka PBM akan dilakukan secara daring. Disamping itu kita sudah mendistribusikan ribuan masker ke sekolah-sekolah untuk dibagikan kepada siswa dan guru, sehingga tidak ada alasan lagi untuk tidak pakai masker,” tandas Marius. (ita)

Previous articleBupati Minta Pelaksanaan Zonasi PPDB tak Menimbulkan Kegaduhan
Next articleBNI Gelar Safari Ramadan 1442 H, Berbagi Bersama Meraih Keberkahan