Edukasi Warga Nagari Manfaat Vaksinasi Covid-19

6
VAKSINASI: Masyarakat mengikuti vaksinasi di Puskesmas Sungai Rumbai.(IST)

Pelaksanakan vaksinasi Covid-19 di wilayah kerja Puskesmas Sungai Rumbai masih tetap berlanjut. Vaksinasi Covid-19 dilaksanakan di Nagari Sungai Rumbai Timur yang dilaksanakan oleh staf Puskesmas Sungai Rumbai yang dipimpin langsung Yumiana Dwi.

Menurut Yumiana, Sebelum dilakukan kegiatan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat terlebih dahulu diberikan edukasi dan penyuluhan tentang manfaat vaksinasi oleh staf puskesmas. Vaksin yang diberikanan adalah vaksin Sinovac dan Astra Zeneca aman dan sudah ada BPOM dan halal dari MUI.

“Oleh karena itu kami mengimbau kepada seluruh masyarakat diatas umur 12 tahun agar mau divaksin Covid-19 sehingga kita dapat memutus mata rantai penyebaran virus tersebut,” katanya.

Sementara total vaksin yang diberikan Jumat (24/9)sebanyak 149 orang yang merupakan pemberian vaksin dosis pertama dan ke dua dengan melakukan vaksinasi Covid-19 ini merupakan salah satu benruk Ikhtiar kita bersama, semoga wabah ini dapat berakhir.

Menurutnya, tujuan vaksinasi antara lain menurunkan kesakitan dan kematian akibat Covid-19. Mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) untuk mencegah dan melindungi kesehatan masyarakat. Melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh serta menjaga produktivitas dan meminimalir dampak sosial dan ekonomi.

Baca Juga:  Avanza Vs Vario, Pengendara Motor Tewas

Kendati sudah divaksin namun warga tetap harus menerapkan protokol kesehatan dengan 6M, masing-masing memakai masker dengan benar, menjaga jarak aman dengan yang lain 1-2 meter. Termasuk mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir. Menjauhi kerumunan atau keramaian, mengurangi mobilitas dan mau divaksin.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Dharmasraya Yosta Defina menjelaskan, dari 464 jorong yang ada, sebanyak 447 jorong di antaranya sudah masuk zona hijau dan sisanya masuk zona kuning. Untuk itu kita berharap agar seluruh masyarakat Dharmasraya khususnya tetap menerapkan prokes.

Sementara itu, Kapolsek Sitiung Satu Koto Agung Iptu Haryoto menjelaskan, dari sistem jemput bola yang dilakukan ke masyarakat, masih banyak masyarakat yang enggan untuk di vaksin. Dengan berbagai alasan seperti divaksinbanyak dampak negatifnya dan itu merupakan kendala dilapangan.

“Kendati demikian kita tetap dan terus berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang dampak positif di vaksin. Serta menjelaskan jika dampak negatif divaksin itu adalah hoaks,” tegasnya. (ita)