Simpan Sabu di Lipatan Uang, Pemuda Dibekuk!

15
ilustrasi. (net)

Miliki sabu, AT, 41, warga Jorong Balaitangah, Kenagarian Sungairumbai Timur, Kabupaten Dharmasraya dibekuk Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Dharmasraya Senin (27/6) Sekira pukul 00.10 dini hari.

Kapolres Dharmasraya AKBP Nurhadiansyah melalui Kasat Narkoba Iptu Rusmardi mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari informasi masyarakat bahwa di TKP tersebut sering dilakukan penyalahgunaan narkotika.

Selanjutnya petugas satresnarkoba Polres Dharmasraya melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan terhadap AT.

“Di saat penggeledahan kami berhasil menemukan beberapa barang bukti diantaranya satu lembar pecahan uang Rp 50 ribu yang dilipat dan berisikan  enam paket kecil sabu. Ada juga satu unit handphone. Pada saat penggeledahan juga disaksikan oleh tersangka dan Kepala Jorong Sakato Joni Akmal dan Maskur salah satu warga sekitar,” tuturnya.

Menurutnya, pelaku terancam pasal 114 ayat (1) jo 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara.

Terkait dengan kasus tersebut, Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Dharmasraya Abdul Haris Tuanku Sati merasa miris dan khawatir dengan banyaknya kasus narkoba di Dharmasraya, terutama di Kecamatan Pulaupunjung dan kecamatan lainnya.

Baca Juga:  Semangat HUT RI ke-77, Paryanto Himbau Warga Kibarkan Sang Merah Putih

Seluruh stakeholders harus bahu membahu dan bergandengan selamat tangan dalam memberantas peredaran narkoba tersebut. Begitupun dengan pihak keluarga, harus ekstra hati-hati mengawasi anak-anaknya.

Termasuk dengan para ninik mamak, juga harus mewaspadai tingkah laku keponakan termasuk anak sendiri. Jika sudah terjerumus ke dalam lingkaran peredaran barang haram tersebut, tentu susah menghentikan atau memberantasnya.

Artinya, ucap Tuanku Haris,  pemberantasan peredaran narkoba tidak bisa diandalkan pada aparat atau penegak hukum saja, tidak seluruh lini harus bergerak, tentu saja sesuai dengan Tupoksi yang di miliki. (ita)