Ingin Masuk Sumbar, Puluhan Bus dan Mobil Pribadi Disuruh Balik

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit bersama Bupati Dharmasraya Sutan Riska cek perbatasan Sumbar-Jambi. (Foto: Zulfia Anita)

Puluhan bus dan kendaraan pribadi yang masih coba-coba ingin masuk Sumbar lewat perbatasan jalan lintas Sumatera, Kabupaten Dharmasraya, disuruh balik oleh petugas.

“Setelah adanya larangan kendaraan masuk dan keluar Sumbar Senin (27/4/2020) lalu, pada Rabu (29/4/2020) masih ada yang coba-coba ingin masuk lewat perbatasan Sumbar dengan Jambi di Dharmasraya ini, tapi kami suruh balik,” tegas Kabag Operasional Polres Dharmasraya Kompol Rifai.

Di perbatasan Sumbar dengan Jambi, tepatnya di Kecamatan Sei Rumbai, Dharmasraya itu, katanya, belasan bus itu terdiri dari angkutan umum Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Tujuan bus tersebut, di antaranya Medan, Sumbar dan lainnya. Rata-rata bus tersebut membawa penumpang dengan tujuan mudik.

“Dalam dua hari terakhir, sekitar 13 unit bus dengan tujuan Sumbar kita suruh balik. Ada yang berpenumpang 25 orang, ada juga yang kurang dari 25 orang. Bus tersebut tidak kita perbolehkan masuk Sumbar sesuai instruksi Gubernur dalam masa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar),” ucap Rifai.

Selain bus, kendaraan pribadi yang ingin melintasi perbatasan tersebut juga disuruh putar balik. “Dalam dua hari terakhir, jumlah kendaraan pribadi jumlahnya puluhan kita suruh balik kanan,” tambah Rifai.

Dia menyayangkan perusahaan oto (PO) yang seakan tak memberikan sosialisasi kepada sopirnya agar tidak beroperasi dan masuk Sumbar karena sudah jelas dilarang.

“Di tengah kita berupaya memutus penyebaran Covid-19, masih ada pengelola ataupun pemilik PO terkesan tidak mau tahu. Mereka tetap mengoperasionalkan bus-bus tersebut. Padahal masalah penyebaran Covid-19 dan pemberitaan soal larang ini sudah mendunia,” sesalnya.

Sementara itu Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit bersama Bupati Dharmasraya Sutan Riska kembali mengunjungi perbatasan Sumbar-Jambi. Melihat secara langsung penerapan larangan masuk-keluar Sumbar. Dalam kunjungan tersebut, Wagub juga menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) kepada tenaga kesehatan.(ita)