Bantu Pengembangan Pendidikan, Pariyanto Beri Penghargaan Guru Munir

Ketua DPRD Kabupaten Dharmasraya Pariyanto memberi apresiasi dan penghargaan kepada masyarakat yang telah menghibahkan tanah miliknya ke negara untuk kepentingan pendidikan.

“Alhamdulillah semoga bermanfaat dan amal ibadah hendaknya bagi bapak H.Guru Munir dan keluarga. Saya selaku pimpinan dewan Kabupaten Dharmasraya mengucapkan terima kasih atas kepedulian bapak H. Guru Munir untuk dunia pendidikan. Mudah-mudahan Kabupaten Dharmasraya makin maju dan berkembang,” ungkap Pariyanto.

Kader PDI Perjuangan ini mengatakan tanah hibah ini rencannya akan dibangun gedung pendidikan. “Kebijakan pemerintah daerah sejalan dengan visi dan misi kita bersama,” sebutnya.

Menurut Pariyanto, pengembangan pendidikan tinggi di Ranah Cati Nan Tigo ini terus mendapatkan prioritas utama bagi Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dan warga. Pasalnya, setelah Pemkab Dharmasraya menghibahkan aset tetap senilai Rp 9,48 miliar kepada Kampus III Universitas Andalas (UNAND) pada 16 Oktober 2019 lalu, kini Kampus III Unand kembali mendapatkan dukungan dari warga Dharmasraya, H. Munir dengan menghibahkan tanahnya seluas 2,6 Hektar.

Penyerahan hibah tanah tersebut dilakukan beberapa waktu yang lalu, bersama Rektor Universitas Andalas, Prof. Dr. Yuliandri, SH, MH, H. Munir dan disaksikan oleh Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan di Gedung Kampus III Unand Dharmasraya.

Baca Juga:  SR-Labuan Dianggap Kekuatan Besar untuk Membangun Dharmasraya

“Kita merasa bersyukur dalam proses pembangunan Kampus III Unand di Dharmasraya. Ada bapak Haji Munir yang secara ikhlas menghibahkan tanahnya seluas 2,6 hektar untuk mendukung pengembangan kampus ini. Mudah-mudahan ini menjadi amal jariyah bagi beliau hendaknya,” ucapnya

Menurut Pariyanto pada tanggal 16 Oktober 2019 lalu, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya juga telah menghibahkan aset tetap senilai Rp 9,48 miliar kepada Kampus III Unand, yang terdiri dari tanah, peralatan mesin, bangunan gedung, jaringan irigasi dan jalan. Pemerintah daerah katanya, memberikan porsi anggaran setiap tahunnya untuk mendukung biaya operasional proses belajar mengajar, yang besarannya disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. “Hal ini membuktikan bahwa Pemerintah Kabupaten Dharmasraya beserta segenap masyarakat sangat peduli kepada dunia pendidikan, khususnya pendidikan tinggi,” paparnya. (ita)