Sutan Riska: APBD saja Tak Bisa Diandalkan Membangun Dharmasraya

101

Kabupaten Dharmasraya memiliki banyak nagari. Semua nagari ingin mendapatkan pembangunan. Semasa menjadi bupati, Sutan Riska Tuanku Kerajaan telah berupaya agar pembangunan dilakukan merata di seluruh nagari di Dharmasraya.

“Di Dharmasraya, nagarinya sangat banyak. Jika seluruh nagarinya ingin dibangun, maka Pemkab Dharmasraya terus mencoba untuk melakukan pembangunan secara adil dan merata. Dan kita telah melakukannya, yakni membangun dari seluruh nagari secara merata,” ungkap Sutan Riska Tuanku Kerajaan saat debat publik calon bupati dan wakil bupati Dharmasraya putaran kedua, Minggu (29/11/2020) di Auditorium Kantor Bupati Dharmasraya.

Sutan Riska mengatakan, dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh daerah, diakuinya pembangunan belum dapat dilakukan secara maksimal. Untuk menutupi kekurangan anggaran, dia selalu berupaya agar dana pusat bisa digaet untuk membantu pembangunan di daerah.

“Kalau untuk membangun Kabupaten Dharmasraya di seluruh nagari kita tidak memiliki kemampuan untuk itu, Karena PAD yang kita miliki tidak cukup. Kalau seluruh PAD yang kita miliki untuk membangun, maka DPRD akan merasa keberatan. Oleh karena itu, saya meminta kepada Pemerintah Pusat untuk dapat membantu pembangunan infrastruktur di Kabupaten Dharmasraya, khususnya di nagari-nagari yang terpelosok. Sehingga mereka mendapatkan hak pembangunan yang layak dan langsung menyentuh ke masyarakat. Kalau hanya meminta atau tergantung dari sumber PAD kita saja, itu tidak akan cukup,” tegas Sutan Riska.

Baca Juga:  Dicatut Sepihak, Danramil Pulaupunjung Bantah Anggota Ikut Pungli THR

Ia lantas mencontohkan pembangunan jalan di Bukik Lantak. Dengan hadirnya jalan di daerah tersebut dapat memangkas jarak dan waktu tempuh masyarakat di sana. Jika sebelumnya bisa satu jam, dengan adanya jalan ini kini hanya ditempuh dengan waktu setengah jam saja.

“Pembangunan itu dilakukan memang untuk fasilitas masyarakat. Selain itu, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Makanya, Pemkab Dharmasraya melakukan pembangunan di segala bidang yang diperuntukkan untuk masyarakat atau yang menyentuh langsung ke masyarakatnya. Agar perekonomian masyarakat dapat meningkat, dengan cara menghemat waktu, menghemat biaya dan menghemat tenaga,” papar Sutan Riska.

Ia menyebut, Pemkab Dharmasraya sampai saat ini telah mendapatkan bantuan sebesar Rp 2,4 triliun dari Presiden atau Pemerintah Pusat. Bantuan tersebut diberikan kepada Kabupaten Dharmasraya, dan telah diperuntukan kepada masyarakat. Mulai dari pembangunan jalan, jembatan dan lain sebagainya.

“Pemimpin itu harus punya loyalitas, integritas dan kemampuan yang kuat ke Pemerintah Pusat,” katanya. (ita)

Previous articlePerpres 112/2020 Diterbitkan, 10 Lembaga Nonstruktural Dibubarkan
Next articleBerbasis CHSE, Pelaku Wisata di Kota Padang Diberi Panduan Prokes