New Normal Dimulai, Kasus Positif Bertambah

49
Ilustrasi positif Covid-19. (Foto: IST)

Mulai Senin ini (8/6), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Limapuluh Kota, mulai menerapkan new normal. Namun, menjelang tatanan normal baru itu diterapkan, tepatnya Sabtu lalu (6/6), kasus positif Covid-19 justru bertambah. Dari sebelumnya 11 kasus, menjadi 12 kasus.

Kondisi ini diakui Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-1-9 Limapuluh Kota, Fery Chofa. “Iya, ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada Sabtu (6/6). Dari sebelumnya 11 kasus, menjadi 12 kasus. Namun, dari 12 orang terkonfirmasi positif Covid-19 itu, 10 orang sudah sembuh,” kata Fery Chofa saat dihubungi Padang Ekspres, Minggu (7/6).

Feri Chofa menjelaskan, warga Limapuluh Kota yang dinyatakan terkonfirmasi positif terinfeksi Covid-19 pada Sabtu (6/6), berinisial RYS, laki-laki 23 tahun. Dalam KTP-nya, RYS di Nagari Andaleh, Kecamatan Luhak. Tapi, biasanya bekerja dan berdomosili di Kalimantan Timur.

“RYS terkonfirmasi positif terinfeksi Covid-19, berdasarkan pengambilan swab yang dilakukan di Bandara Internasional Minangkabau, Padangpariaman pada 3 Juni 2020 dan laporan hasil pemeriksaan yang disampaikan pada 6 Juni 2020. Sebelum dinyatakan positif Covid-19, RYS sebelumnya berstatus ODP (Orang Dalam Pengawasan). RYS diduga terpapar Covid-19 di tempat kerja. Penanganan saat ini dibawa dan dikarantina di BPSDM, Padang,” jelas Fery Chofa.

ABK Mentawai Sembuh
Di bagian lain, Fery Chofa juga menginformasikan, bahwa warga Guguak, Nagari Guguak VIII Koto, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota yang bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) di Mentawai, berinisial RA, jenis kelamin pria, 41 tahun, sudah sembuh dari positif Covid-19. Selain RA, laki-laki 22 tahun asal Taehbaruah yang bekerja di Pasar Payakumbuh berinisial D, juga sudah sembuh.

Sebelum RA dan D dinyatakan sembuh, 8 pasien positif Covid-19 lainnya asal Limapuluh Kota, juga sudah sembuh. Mereka adalah Kalaksa BPBD Payakumbuh, Yufnani Away tinggal di Pulutan, Tanjungpati. Kemudian, pasangan suami-istri Y, 59, dan M, 57 asal Nagari Manggilang, serta AMR atau Amiruddin, 62, yang sehari-hari tukang ojek di Simpang Sianok, Pasar Payakumbuh.

Selanjutnya, warga Limapuluh Kota lainnya yang sudah sembuh dari Covid-19 adalah IDR atau Indra, karyawan Toko Yen Plastik, Pasar Payakumbuh yang tinggal di Koto Kociak Kubu Tapak Rajo, Payakumbuh Utara, tapi ber-KTP Tanjuangjati, Guguak. Berikutnya, E atau Ermawati, 55, pedagang jeruk asal Jorong Balaitalang, Nagari Guguak VIII Koto, Kecamatan Guguak. Kemudian, Syahrial, garin masjid asal Taeh. Serta Maria Susanti, perawat di Puskesmas Aiatabik, Payakumbuh yang, tinggal di Batubalang, Harau.

“Sampai Minggu (7/2), dari 12 warga Limapuluh Kota yang positif Covid-19, tinggal dua orang yang masih menjalani pengobatan dan isolasi. Yakni, F, 43, bekerja membantu rumah tangga di rumah pasangan Y dan M di Nagari Manggilang. Serta, RYS berasal dari Nagari Andaleh,” kata Fery Chofa.

Sekcam Mungka Negatif
Sementara itu, terkait dengan Haji Irwan, 54 tahun, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Mungka sekaligus Penjabat (Pj) Wali Nagari Mungka yang meninggal dunia di RSUP Achmad Mochtar Bukittinggi pada Kamis malam (4/6) dan dimakamkan dengan protap pemakaman korban Covid-19 di Jorong Manganti, Nagari Jopangmanganti, Mungka pada Jumat (5/6). Menurut Fery Chofa, sudah keluar hasil tes swab-nya.

“Terkait dengan almarhum Sekcam Mungka, Haji Irwan, sudah keluar hasil swab-nya dari laboratorium. Almarhum dipastikan negatif dari korona. Pemakaman dengan Covid-19 dilakukan karena almarhum meninggal di ruangan isolasi RSAM Bukittinggi yang merupakan rumah sakit rujukan Covid-19,” kata Fery Chofa.

Selain Sekcam Mungka, sebanyak 53 warga Kecamatan Guguak yang punya riawayat kontak dengan ABK kapal Mentawai berinisial RA, juga dinyatakan negatif dari korona.
“Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan sampel swab pada 4 Juni 2020, sebanyak 53 swab yang dikirim oleh Dinkes Limapuluh Kota, semuanya dinyatakan negatif dari Laboratorum FK Unand. Semuanya, hasil tracking dari RA, ABK kapal Mentawai yang juga sudah dinyatakan sembuh,” ujarnya.

Begitu pula dengan hasil swab anggota DPRD Limapuluh Kota yang telah di-swab semuanya dinyatakan negatif. “Saya belum tahu persis, berapa jumlah anggota DPRD yang menjalani tes swab dan dinyatakan negatif. Kalau tidak salah, bukan keseluruhannya (35 orang). Tapi, 25 orang,” katanya.

Sementara itu, menjelang berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap III, Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi pada Sabtu pagi (6/6), memimpin apel Kesiapsiagaan Pelaksanaan Tatanan Normal Baru. Apel yang diikuti Forkopimda, OPD terkait, dan elemen masyarakat itu digelar di Pasar Sarilamak.

Irfendi Arbi menegaskan, bahwa tatanan normal baru merupakan pelonggaran aktifitas masyarakat di berbagai sektor. Seperti perdagangan barang dan jasa, layanan pemerintahan dan tempat kerja, pariwisata, rumah ibadah, fasilitas umum dan sosial, serta nantinya pendidikan.

“New normal ini tujuannya agar masyarakat tetap produktif, namun tetap dengan pembatasan yang berpedoman pada protokol kesehatan, agar aman dari penyebaran Covid 19. Pelonggaran aktifitas ini, tentunya dilaksanakan secara bertahap,” kata Irfendi Arbi.

Irfendi mengimbau masyarakat agar benar-benar disiplin dalam mematuhi aturan dan protokol kesehatan tersebut. Terutama jaga jarak dalam beraktifitas, pakai masker, hidup sehat dan bersih dengan sering cuci tangan. “Tetap disiplin mematuhi Protokol Kesehatan yang berlaku dalam masa Tatanan Normal Baru dan optimis menjalaninya. Mari kita semua berdoa semoga wabah Pandemik Global Covid-19 ini segera berakhir,” kata Irfendi siaran pers diterima koran ini. (frv)