70 Calon PPPK Payakumbuh, Pelamar CPNS Limapuluh Kota Membeludak

108
ilustrasi penerimaan CPNS.(NET)

Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Limapuluh Kota membawa angin segar bagi masyarakat, terutama para sarjana yang belum mendapat pekerjaan. Buktinya, sejak pendaftaran dibuka Jumat lalu (2/7), jumlah pelamar yang mengisi formulir atau berniat untuk mendaftar, sudah lebih 3.000 orang.

”Sampai Kamis (8/7) pukul 20.55 WIB ini, sudah 3.586 orang yang mengisi formulir pendaftaran secara online. Sebanyak 691 orang di antaranya, sudah melakukan submit atau menentukan pilihan formasinya,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Limapuluh Kota, Aneta Budi Putra kepada Padang Ekspres.

Sebelumnya, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo menginformasikan, bahwa seiring dengan Keputusan Menpan-RB Nomor 385 Tahun 2021, Pemkab Limapuluh Kota, akan menerima sebanyak 877 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

”Pemkab Limapuluh Kota akan melaksanakan seleksi penerimaan CPNS dan Calon PPPK. Pendaftaran dimulai Jumat (2/7) sampai 21 Juli mendatang,” kata Safaruddin Datuak Bandaro Rajo yang akrab disapa Datuak Safar.


Menurut Safaruddin jumlah CPNS yang akan diterima Pemkab Limapuluh Kota pada tahun ini adalah sebanyak 410 orang. Dengan rincian, untuk formasi tenaga teknis sebanyak 192 orang dan untuk tenaga kesehatan sebanyak 218 orang, termasuk 8 formasi untuk disabilitas.

”Sedangkan jumlah Calon PPPK yang akan diterima Pemkab Limapuluh Kota pada tahun ini adalah sebanyak 453 orang. Dengan rincian, sebanyak 453 PPPK guru dan 14 PPPK kesehatan,” kata Datuak Safar.

Politisi senior Partai Golkar ini menyampaikan terimakasih kepada pemerintah pusat atau Kemenpan-RB yang sudah membuka kran untuk pengangkatan CPNS dan Calon PPPK di Limapuluh Kota. ”Mudah-mudahan ini membuat kesempatan kerja bagi anak nagari Limapuluh Kota,” kata Datuak Safar.

Menurut Aneta B Putra, setelah mengisi formulir secara online dan melakukan submit, pelamar CPNS maupun Calon PPPK di Limapuh Kota, wajib mengirimkan berkas lamaran paling lama 21 Juli 2021. Khusus untuk pelamar disabilitas, akan dipanggil oleh panitia seleksi pada 23 Juli.

Baca Juga:  Seluruh Formasi CPNS Terisi, Pendaftaran Diperpanjang

Sedangkan pengumuman hasil seleksi administrasi akan dilaksanakan 28 hingga 29 Juli. Setelah pengumuman ini, panitia membuka ruang untuk masa sanggah dari 30 Juli sampai 1 Agustus. Sedangkan dari 30 Juli sampai 8 Agustus, panitia menyiapkan jadwal penyampaian jawaban sanggahan.

”Setelah itu, baru dilakukan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), mulai dari 25 Agustus sampai 4 Oktober. Begitu pelaksanaan SKD ini selesai di masing-masing titik, barulah dilaksanakan seleksi kompetensi PPPK Non Guru. Kemudian, pada 17 sampai 18 Oktober, akan diumumkan hasil SKD,” jelas Aneta Budi Putra.

Setelah hasil SDK diumumkan, panitia seleksi langsung menyiapkan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Di mana, SKB ini dijadwalkan akan digelar dari 8 sampai 29 November mendatang. Sedangkan 15 sampai 17 Desember, panitia akan menyampaikan hasil integrasi SKD dan SKB, serta hasil seleksi PPPK Non guru.

”Setelah hasil integrasi SKD dan SKB, serta hasil seleksi PPPK Non guru diumumkan, insya Allah, dalam rentang 18 sampai 19 Desember, akan dilakukan pengumuman kelulusan CPNS dan Calon PPPPK Limapuluh Kota,” kata Aneta Budi Putra.

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh, Sumbar, masih belum kebagian kuota penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun ini. Padahal, Payakumbuh seharusnya menerima pendaftaran CPNS, terutama untuk formasi guru atau tenaga kependidikan, karena berdasarkan data Dinas Pendidikan, rata-rata setiap SD di Payakumbuh kekurangan tiga orang guru.

Kepala BKPSDM Payakumbuh Yasrizal yang dikonfirmasi Padang Ekspres secara terpisah, mengakui jika Payakumbuh tidak menerima CPNS pada tahun ini.
”(Untuk) CPNS, Payakumbuh ndak nerima. Hanya guru PPPK saja (yang diterima) sebanyak 70 orang. Yakni 60 guru SD dan 10 guru SMP,” tulis Yasrizal dalam pesan yang diterima Padang Ekspres. (frv)