Gunakan Heli, BPBD Sumbar Droping Bantuan APD ke Limapuluh Kota

Heli BPBD Sumbar mengangkut bantuan untuk korban bencana mendarat di Lapangan Bola Singa Harau, Sarilamak, Limapuluh Kota, Jumat (11/9/2020).

Bantuan logistik dan peralatan dari BPBD Sumbar untuk korban banjir dan longsor di Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh disalurkan melalui helikopter bantuan BNPB. Heli berangkat dari BIM, dan mendarat di Lapangan Bola Singa Harau, Sarilamak, Limapuluh Kota, Jumat (11/9/2020).

Wartawan Harian Umum Rakyat Sumbar, Endang Pribadi, yang ikut rombongan naik heli melaporkan, heli BPBD Sumbar berangkat pukul 09.30 dari BIM. Peralatan yang diangkut heli tersebut antara lain, mesin dan perahu karet, juga APD dan handsanitizer.

Kalaksa BPBD Provinsi Sumbar, Erman Rahman menyampaikan, bantuan yang diberikan selain logistik untuk korban bencana, juga peralatan bencana seperti perahu karet dan mesinnya.

“Hari ini kita mendistribusikan bantuan peralatan yang bisa diangkut menggunakan helikopter ke Limapuluh Kota dan Payakumbuh. Juga bantuan berupa 3.000 pcs alat pelindung diri (APD) dan handsanitizer. Besok (Sabtu, 12 September 2020) kita juga akan memberikan bantuan peralatan bencana ke Kabupaten Pasaman Barat. Droping bantuan juga direncanakan ke Kabupaten Dharmasraya,” jelas Erman Rahman.

Penggunaan helikopter menurut Erman, sangat efektif untuk menjangkau daerah-daerah yang sulit dijangkau oleh transportasi darat. Helikopter bantuan BNPB yang digunakan untuk menyalurkan bantuan ke daerah bencana sebanyak dua unit.

Satu unit helikopter jenis CH-47D Chinook, dua hari lalu tiba di BIM. Helikopter canggih ini memiliki baling-baling ganda, kapasitas daya angkut 24 ton. Helikopter ini digunakan untuk mengangkut bantuan yang berat-berat, seperti mobil operasional dan lainnya.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno yang juga hadir menyaksikan proses memindahkan logistik bantuan itu di BIM mengatakan, “Kita diberikan fasilitas helikopter dari BNPB yang harus kita manfaatkan. Rencananya helikopter ini berada di Sumbar selama lima hari. Sekarang kita ke Limapuluh Kota, dan besok Insya Allah kita ke Talu Kabupaten Pasaman,” ucap Irwan Prayitno.

Baca Juga:  Satu Keluarga Positif Covid-19

Setelah melakukan penerbangan selama 30 menit dari BIM, helikopter mendarat dengan selamat di Lapangan Bola Singa Harau, Sarilamak. Pendaratan helikopter sendiri disambut Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi dan Forkopimda seperti Kapolres Limapuluh Kota AKBP Trisno Eko Santoso, Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav Ferry Lahe.

Irfendi Arbi mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang serius memperhatikan korban bencana alam. “Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami, karena daerah ini rawan banjir. Bantuan yang kami terima berupa perahu karet dan tenda pengungsi. Dan yang sangat penting APD lengkap bagi petugas medis dalam penanggulangan Covid-19,” ucap Irfendi.

Irfendi Arbi berharap Pemprov Sumbar dan pemerintah pusat turut membantu normalisasi sungai yang ada di daerahnya. “Daerah kami ini rawan banjir yang disebabkan tujuh aliran sungai seperti Batang Agam, Batang Suliki, Batang Sanipan dan empat sungai lainnya, bermuara di daerah ini,” ungkap Irfendi.

Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav Ferry Lahe menambahkan, banjir yang terjadi di Limapuluh Kota disebabkan karena penyempitan sungai yang ada di Nagari Taram, Kecamatan Harau.

“Setiap tahun, banjir selalu melanda enam kecamatan dan hampir 50 hektare sawah terendam. Jika dilakukan normalisasi, maka peluang banjir tidak lagi menghantui kabupaten ini,” ujar Dandim Ferry Lahe. (*/hsn)