Apresiasi Kerja Nyata, Warga Sebut Jalan Andiang-Maek Jalan Mulyadi

41

Calon Gubernur Sumbar Mulyadi mengunjungi Nagari Maek, Kabupaten Limapuluh Kota, Sabtu (10/10/2020). Sebelum tiba di lokasi tujuan, saat melintas di persimpangan Jalan Puncak Paho Ruso, Mulyadi dicegat sejumlah warga Koto Tinggi Maek.

Merespons hal itu, Mulyadi turun dari kendaraan untuk menyapa warga yang ingin bertemu dengannya. Warga yang terdiri dari bapak-bapak, ibu-ibu, dan anak-anak muda tersebut pun antusias bisa bertemu langsung dengan Mulyadi.

Salah seorang warga, Yos, 45, menghampiri dan berdialog langsung dengan calon gubernur kelahiran Bukittinggi tersebut. Di hadapan Mulyadi, dia memuji apa yang telah dilakukan Mulyadi untuk masyarakat Maek.

Yos menyebut, Jalan Andiang-Maek merupakan hasil perjuangan Mulyadi semasa menjabat anggota DPR RI. Oleh karena itu, katanya, sebagian warga Maek menyebut Jalan Andiang-Maek dengan sebutan Jalan Mulyadi.

Dia menambahkan, berkat kerja nyata Mulyadi saat menjabat anggota DPR RI itu kini membuat daerah Maek wilayah yang tidak lagi terisolir. Sehingga nama Mulyadi sangat melekat di hati masyarakat Maek.

“Kerja nyata Pak Mulyadi kalau untuk Maek sudah telihat. Ini jalan karena perjuangan Pak Mulyadi dan kami sekarang nyaman melintas. Bahkan ini bukan jalan Maek lagi namanya, tapi Jalan Mulyadi,” kata Yos di Maek, Limapuluh Kota kepada Mulyadi.

Baca Juga:  Warga Minta Jalur Tol tak Lewati Lahan Produktif

Yos menyampaikan, pemimpin yang benar-benar telah bekerja nyata membantu mensejahterakan masyarakat dan telah terbukti memajukan pembangunan seperti Mulyadi, diharapkan bisa memimpin Sumbar untuk lima tahun ke depan.

“Yang penting itu kerja dan buktinya bagi masyarakat. Sehingga pembangunan menjadi lebih maju.  Selain itu, perekonomian masyarakat bisa kembali dipulihkan karena dampak Covid-19,” ucap Yos.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Hendri yang ikut berdialog dengan Mulyadi di lokasi yang sama. Dia juga mengakui Mulyadi telah banyak memberikan perhatian dan bekerja nyata untuk warga Maek.

“Pemimpin seperti Pak Mulyadi yang dibutuhkan masyarakat Sumbar saat ini. Saya yakin, gagasan dan kerja nyata beliau bisa membawa kemajuan bagi Sumbar lima tahun ke depan,” ujar Hendri.

Di sisi lain, Mulyadi mengenang perjuangannya merebut anggaran pusat yang diperuntukkan untuk kemajuan Nagari Maek, sewaktu menjadi pimpinan Komisi V DPR RI.

Saat itu, dia berupaya meyakinkan Kementerian PU agar mengucurkan dana APBN untuk membangun jalan nagari demi warga Maek.

“Meski awalnya ditolak, tapi kita terus berjuang karena Maek punya potensi yang luar biasa yang tidak dimiliki daerah lain yakni Menhir. Alhamdulillah bisa kita wujudkan,” ucap Mulyadi. (idr)